Breaking News:

Pasien Bersalin Dinyatakan Covid-19 Padahal Negatif, RSU Tangsel Akui Kelalaian

Lasdo beralasan, kondisi pasien tengah hamil usia 39-40 minggu dan membutuhkan tindakan segera.

Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Tampak depan Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan (Tangsel), Jalan Pajajaran, Pamulang Barat, Pamulang, Selasa (23/7/2019). 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang pegawi Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan diduga merekayasa form screening atau penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap seorang pasien bersalin.

Pihak rumah sakit pun akhirnya buka suara dan mengakui dugaan rekayasa tersebut.

"Memang ada kelalaian petugas pada saat pengisian form PE untuk permintaan pemeriksaan TCM (tes cepat molekuler) Covid-19," ujar Lasdo saat dikonfirmasi, Jumat (20/8/2021).

Lasdo beralasan, kondisi pasien tengah hamil usia 39-40 minggu dan membutuhkan tindakan segera.

Form PE yang berfungsi mencatat data kesehatan pasien pun diisi sesuai kriteria Covid-19 agar segera dites Covid-19, dalam hal ini TCM.

"Karena keadaan tertentu di lapangan, petugas yang menganamnesa pasien meminta petugas lain yang mengisi form PE tersebut karena permintaan untuk pemeriksaan swab TCM covid 19. Petugas tersebut mengisi kolom ceklis sesuai kriteria covid," jelas Lasdo.

Baca juga: Zero Kasus Covid-19, Lapas Kelas II Serang Tetap Disiplin Prokes dan Berlakukan Kunjungan Online

"Memang terjadi kelalaian pengisian rekam medik," tambahnya.

Akhirnya si pasien dites dan terbukti negatif Covid-19. Proses melahirkan berlangsung lancar, dan istri serta anak bayinya dalam kondisi sehat.

Diberitakan sebelumnya, seorang suami berinisial AM, membawa istrinya bersalin di RSU Tangsel,  pada Rabu (18/8/2021).

Namun, saat AM mengurus pendaftaran, ia melihat ada satu berkas yang sudah terisi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved