Breaking News:

Sempat Kesulitan, Akhirnya Polisi Berhasil Pindahkan Truk Mogok yang Ditumbuhi Pohon Pisang Itu

Muatan truk berupa tanah yang sudah mengeras dan tumbuh pohon pisang dibongkar terlebih dahulu menggunakan ekskavator.

Editor: Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Sebuah truk bermuatan tanah mogok yang terparkir di Jalan Raya Legok-Karawaci, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menyedot perhatian pengguna jalan pada Kamis (19/8/2021). 

Aparat kepolisian mengalami kesulitan mengevakuasi truk terbengkalai di pinggir Jalan Raya Legok-Karawaci, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Hal itu dikarenakan muatan tanah sebanyak 24 kubik itu telah mengeras sehingga menambah berat truk.

Tenaga mobil derek polisi pun tidak akan kuat.

Oleh karena itu, petugas dengan eksavator membongkar dan mengeluarkan muatan  tanah yang mengeras itu terlebih dahulu.

Baca juga: Ada-ada Saja, Kuli Bangunan Bakar Sampah Pakai Tiner, Satu Rumah Auto Ludes Terbakar

"Waduh duh duh duh, bisa mogok dua-duanya nanti. Kalau derek enggak kuat, enggak kuat. Apa lagi kan bannya begitu (kempis). Kalau muatan dikeluarkan dulu baru bisa diderek. Kalau manual keras itu," kata Kanit Lantas Polsek Kelapa Dua, Iptu Eko Maryadi saat dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (20/8/2021).

Eko sudah berkoordinasi dengan Unit Turjawali Lantas Polres Tangsel untuk melacak identitas pemilik truk berpelat nomor B 9353 FJ itu.

"Iya sudah agak lama itu, kita nyari-nyari pemiliknya belum ketemu. Semalam sudah dicek ke lokais mudah-mudahan bisa teratasi," kata Eko.

Mogok di berbulan-bulan

Truk tanah yang mogok dan terbengkalai di Jalan Raya Legok-Cisauk, Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sudah mengganggu arus lalu lintas. 

Truk yang muatan tanahnya sampai ditumbuhi rumput liar dan pohon pisang itu sudah empat bulan lebih terbengkalai.

Baca juga: Seorang Remaja dan 5 Kerbau Miliknya Tewas di Tengah Sawah Akibat Tersambar Listrik Penangkal Petir

Meski berada di pinggir, namun bentuk truk yang besar tetap menutupi sekira setengah meter badan jalan arah Legok menuju Karawaci.

Herli (25), pegawai showroom mobil bekas di sekitar lokasi, mengatakan, truk membuat arus lalu lintas tersendat.

Memang, Jalan Raya Legok-Karawaci kerap macet. Namun keberadaan truk tanah itu memperburuk keadaan.

"Kalau daerah sini memang macet pasti, ditambah ini makin parah," ujar Herli di lokasi, Kamis (19/8/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved