Breaking News:

Cara Mudah Membuat Pestisida Ramah Lingkungan Dari Daun Sirsak Karya Mahasiswa Uniba

Proses pembuatan pestisida cukup haluskan 50 gram daun sirsak, menggunakan cobek atau blender agar lebih cepat.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (Uniba) yang KKN di Kampung Bayongbong Ciguha, Desa Pamanuk, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, mengubah pestisida menjadi pupuk alami, Sabtu (21/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Pestisida merupakan bahan yang diperlukan untuk membasmi  hama saat proses merawat tanaman.

Namun, kebanyakan pestisida yang dijual di pasaran menggunakan bahan kimia, yang mana itu bisa berdampak kurang baik bagi lingkungan.

Untuk itu, Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (Uniba) yang sedang melakukan kuliah kerja mahasiswa (KKM) membuat olahan pupuk alami yang terbuat dari daun sirsak dan deterjen.

Wakil ketua kelompok KKM 53 Dimas Hardiansah mengatakan ada beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan sebelum membuat pupuk organik.

diantaranya blender atau cobek, kain tipis bersih, baskom atau ember, daun sirsak dan deterjen bubuk.

Baca juga: Mahasiswa Uniba KKM di Carenang Kabupaten Serang Ubah Pestisida Jadi Pupuk Alami

"Daun sirsak dipilih karena memang daun ini pada saat dihaluskan akan mengeluarkan aroma yang menyengat dan tidak disukai oleh hama," katanya kepada TribunBanten.com, Sabtu (21/8/2021) 

Hardiansah menjelaskan beberapa tahapan untuk membuat pupuk.

Untuk 1 liter pestisida, dibutuhkan 50 gram daun sirsak dan 10 gram deterjen bubuk.

Proses pembuatan pestisida cukup haluskan 50 gram daun sirsak, menggunakan cobek atau blender agar lebih cepat.

Selanjutnya, letakkan kain tipis ke dalam ember atau baskom. Masukkan bahan yang sudah dihaluskan ke dalam baskom yang dilapisi kain tipis.

Baca juga: Segudang Manfaat Ampas Kopi yang Jarang Diketahui, Bisa Usir Serangga & Hama hingga Jadi Pupuk

"Bahan-bahan yang sudah dihaluskan perlu kamu saring menggunakan kain tipis untuk mendapatkan air larutan pestisida," ujarnya.

Pestisida berbahan daun sirsak dapat digunakan dengan cara disemprot pada tanaman minimal dua kali sehari selama kurang lebih 7 hari.

Pestisida alami dan ramah lingkungan dari campuran daun sirsak dan deterjen, memiliki manfaat yang tak berbeda jauh dengan pestisida kimia yang dijual di pasaran.

"Saat hama memakan pestisida tersebut, mereka akan mengalami racun kontak dan mengganggu sistem pencernaan hingga pada akhirnya mati," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved