Mengaku Iseng, Siswa yang Merekam Video Asusila Temannya Saat Belajar Daring Diamankan Polisi

Pasalnya adegan dalam video tersebut direkam saat tengah berlangsungnya proses belajar daring.

Tayang:
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Yudhi Maulana A
Tribun Video
ilustrasi video asusila 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku penyebar video asusila pelajar SMA di Balikpapan.

Belakangan ini, video dua pelajar berhubungan layaknya suami istri menghebohkan masyarakat.

Pasalnya adegan dalam video tersebut direkam saat tengah berlangsungnya proses belajar daring.

Salah satu siswa lainnya berinisial A, melihat adegan itu dan langsung merekamnya menggunakan handphone.

A setidaknya merekam adegan asusila yang bersangkutan dalam durasi 41 detik.

Hingga aksi kedua siswa yang tak senonoh tersebut dilihat oleh teman-temannya.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Thirdy Hadmiarso mengatakan, A merekam adegan yang dilakukan temannya itu dengan alasan iseng.

"Pada saat googleclass meeting, karena sekolah ini masih dengan sistem online.

Yang bersangkutan menghidupkan kamera untuk iseng," ujar Thirdy, dikutip dari TribunKaltim.com, Minggu (22/8/2021).

Baca juga: Dimabuk Cinta, Pasangan Ini Nekat Mesum di Kebun Teh, Adegan Terekam CCTV, Polisi Kini Buru Pelaku

Usai merekam, tersangka A langsung mendistribusikan video asusila tersebut hingga viral di media sosial.

Setelah beredar, lanjut Thirdy, pihaknya lantas melakukan pemetaan.

Dari hasil mapping, diketahui bahwa tersangka dan korban berasal dari satu sekolah yang sama di salah SMA Negeri Kota Balikpapan.

Pihak kepolisian kemudian mengamankan sejumlah barang bukti.

Seperti 3 unit ponsel dan tangkapan layar interaksi pesan antara tersangka dan korban.

Menurut Thirdy sanksi bagi A akan tetap berlanjut, meski diberlakukan restorative justice lantaran tersangka masih di bawah umur.

Ilustrasi video porno.
Ilustrasi video porno. (KOMPAS.com/M WISMABRATA)

"Proses hukum tetap berjalan. Saat ini kita masih tahan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut," imbuh Thirdy

Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Iwan Wahyudi ikut menanggapi kejadian tersebut.

Ia menyayangkan kejadian video asusila terekam di tengah pelaksanaan pembelajaran daring.

Baca juga: Saya Takut Keluar Rumah, Teman-Teman Mencemooh, Curhatan Pemuda yang Diduga Mesum di Cikoromoy

Politisi Partai PPP ini pun menyesalkan oknum perekam sekaligus penyebar video asusila pelajar.

Iwan kemudian meminta agar kepolisian menegakkan aturan sesuai dengan prosedur yang ada.

"Ini benar-benar memprihatinkan, seperti ingin mempertontonkan dan Innalillahi."

"Saya tidak terbayang situasi kebatinan orangtuanya," kata Iwan.

Butuh Atensi Khusus

Menurut Iwan, kejadian memprihatinkan itu menjadi atensi khusus bagi pemerintah kota, pemerintah provinsi, sekolah, dan orangtua.

Pasalnya pendidikan tidak bisa lepas dari peranan orangtua untuk membentuk karakter anak di sekolah maupun rumah.

Iwan mendorong agar komunikasi serta koordinasi antar orangtua dan pihak sekolah kembali dimasifkan saat situasi pandemi Covid-19.

Baik dengan mengadakan pertemuan secara virtual, langsung, maupun dengan pembekalan parenting day.

"Ke depan agar kejadian ini tidak terulang, butuh koordinasi antara orangtua dan pihak sekolah untuk melaporkan perkembangan anak didiknya," kata Iwan.

Ia mengimbau agar para orangtua bisa lebih mendekatkan diri dan meningkatkan intensitas pengawasan terhadap anaknya di rumah.

Mengingat dalam situasi pandemi, anak usia sekolah baik SD, SMP, maupun SMA akan lebih banyak menggunakan gawainya.

"Kejadian ini menjadi pesan kepada orangtua dan dunia pendidikan, bahwa karakter sangat penting. Setiap anak harus bisa bertanggung jawab atas dirinya sendiri," katanya.

(TRIBUNBANTEN.COM/TRIBUNKALIM.CO)

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved