Breaking News:

Kabupaten Serang Masuk Zona Oranye, Pilkades Serentak Masih Tunggu Arahan Kemendagri

Rudi menjelaskan DPMD Kabupaten Serang akan meminta waktu tiga minggu ke Kemendagri jika

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Ratusan Bakal calon Pilkades 2021 di Kabupaten Serang mengikuti tes tertulis, Rabu (16/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kabuten Serang masih menunggu arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang pelaksanaan Pilkades Serentak pasca-menurunnya tingkat sebaran kasus Covid-19 menjadi zona oranye.

"Kami masih menunggu berita hari ini apakah turun dari level 3 ke 2, walaupun sekarang memang sudah mulai orange," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Rudi Suhartanto, di lingkungan Pemkab Serang, Senin (23/8/2021).

Ia pun menuturkan Kemendagri meminta pemerintah daerah menurunkan level kasus Covid-19 dengan kriteria utamanya yakni tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19, sebagai salah satu indikator untuk pelaksanaan Pilkades Serentak.

"Sehingga jika dilaksanakan, maka tidak akan terjadi klaster baru Covid-19," katanya.

Rudi menjelaskan DPMD Kabupaten Serang akan meminta waktu tiga minggu ke Kemendagri jika Pilkades Serentak sudah boleh digelar.

Baca juga: Instruksi Mendagri, Pilkades Serentak Kabupaten Serang Diundur Selama 2 Bulan

Waktu itu untuk melakukan sejumlah persiapan sebelum pemungutan suara Pilkades Serentak di Kabupaten Serang, dapat digelar.

"Terutama mensosialisasikan kepada masyarakat untuk pelaksanaan pilkades tersebut. Takutnya nanti malah kehadirannya berkurang," katanya.

Baca juga: Tok! Pilkades Serentak di Pandeglang Kembali Diundur Hingga 17 Oktober

Selain itu, saat ini jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilkades Serentak di 114 desa di Kabupaten Serang, terjadi penambahan.

Nantinya ada 700 TPS di 144 desa yang menggelar Pilkades Serentak Kabupaten Serang.

"TPS-nya sekarang kita rubah, harus tersebar untuk mencegah kerumunan itu dan saat ini panitia sedang setting ulang DPT-nya," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved