Breaking News:

Segera Unduh! Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Masuk Mal hingga Seluruh Pengguna Transportasi

Pemerintah mengimbau masyarakat segera mengunduh aplikasi PeduliLindungi. Saat ini terdapat 6 sektor yang menjadi fokus pemanfaatan aplikasi.

Editor: Glery Lazuardi
Tangkapan Layar
Tangkapan Layar Aplikasi PeduliLindungi 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah mengimbau masyarakat segera mengunduh aplikasi PeduliLindungi.

Saat ini terdapat 6 sektor yang menjadi fokus pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi dalam hal skrining.

Yaitu: Perdagangan (pusat perbelanjaan, pasar modern dan pasar tradisional), Transportasi (darat, laut, udara), Pariwisata (hotel, restoran, event/pertunjukan), Kantor/Pabrik (pemerintah, swasta, bank, pabrik besar, UMKM/IRT), Keagamaan (masjid, gereja, wihara, pura, kegiatan keagamaan), dan  Pendidikan (PAUD, SD, SMP/SMA, Perguruan Tinggi)

Baca juga: Cara Scan Barcode untuk Masuk Mal di Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: Tata Cara Scan Barcode Masuk Mal di Aplikasi PeduliLindungi

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, mengatakan penerapan kebijakan itu sudah dilaksanakan di sekitar 250 lokasi terdiri atas mal, restoran, bank, rumah sakit, hotel, dan perkantoran.

Menurut dia, pemerintah terus melaksanakan perluasan cakupan, dengan cara menggencarkan sosialisasi penggunaan aplikasi tersebut di fasilitas publik serta perbaikan protokol kesehatan.

“Diharapkan, pada akhir Agustus nanti terdapat 500 fasilitas umum yang menerapkan proses skrining ini,” ujarnya.

Dia mencontohkan penggunaan PeduliLindungi (PL) dalam penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan/mal. Pengunjung wajib check in dengan aplikasi PL, diperiksa suhu badannya di pintu masuk, serta mendapatkan barcode sesuai riwayat vaksinasi dan test Covid-19.

Barcode hijau untuk pengunjung yang sudah vaksin (minimal dosis pertama), bukan kasus Covid-19, dan bukan kontak erat. Mereka diperbolehkan masuk mal dengan standar prokes hijau.

Barcode kuning untuk pengunjung yang belum vaksin, bukan kasus Covid-19, dan bukan kontak erat. Mereka juga diizinkan masuk mal, namun dengan standar prokes kuning.

Terakhir, adalah pengunjung dengan barcode merah yang tidak diperbolehkan masuk mal, bagi pengunjung yang memiliki kasus Covid-19 dan kontak erat.

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved