Terjadi 62 Kebakaran dalam 8 Bulan di Cilegon, Didominasi Lahan Kosong
Angka tersebut meningkat dibanding tahun 2020 dengan 58 kasus kebakaran dalam setahun.
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif
TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon mencatat 62 kasus kebakaran hingga Agustus 2021 dan didomonasi lahan kosong sebanyak 70 persen.
Angka tersebut meningkat dibanding tahun 2020 dengan 58 kasus kebakaran dalam setahun.
"Sebulan belakangan ini hampir satu monggu ada kebakaran lahan kosong di Cilegon," ujar Kepala DPKP Kota Cilegon, Nikmatullah saat ditemui di kantornya, Kota Cilegon, Selasa (24/8/2021).
Penyebab lahan terbakar dikarenakan pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja ditambah tengah terjadi musim kemarau.
Baca juga: Taruh Obat Nyamuk di Atas Lemari Kayu Untuk Usir Lebah, Sebuah Rumah di Pondok Aren Kebakaran
Baca juga: Remaja 13 Tahun Asal Ciputat Diculik Anak Punk, Ternyata Dibawa ke Jepara dengan Kondisi Kelaparan
Selain itu, ada juga kasus kebakaran lahan karena kesengajaan manusia.
"Per Agustus 2021, kami baru memadamkan 38 titik kebakaran yang mayoritas juga sama sebanyak 70 persen lahan kosong," jelasnya.
Lahan kosong yang terbakar banyak ditumbuhi ilalang liar dengan luas mulai dari satu hektar sampai seterusnya.
Baca juga: Lahan Kosong Seluas 4 Hektar di Cilegon Kembali Terbakar, Sudah Empat Kali Kejadian
Baca juga: Penjaga Mengira Maling, Ternyata Biawak Berukuran 1,7 Meter Seberat 20 Kg Acak-acak Dapur DPRD Lebak
Sementara itu, 30 persen kasus kebakaran terjadi di pemukiman warga dan didominasi karena hubungan arus pendek listrik.
"Ya karena itu ada baiknya masyarakat harus dapat memperhatikan arus kelistrikan di rumahnya yang tidak terpakai untuk dicabut sehingga menurunkan kemungkinan terjadinya kebakaran," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-kebakaran-2.jpg)