Breaking News:

Diduga Gelapkan Dana Hibah Rp 300 Juta, Kelompok Seni di Banten Bakal Tersangka

Maruli menjelaskan, dari hasil audit BPKP Provinsi Banten diketahui kelompok seni tersebut menerima dana hibah sebesar Rp800 juta.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
Tribun Manado
Ilustrasi penggelapan 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Polres Serang Kota telah mempunyai alat bukti adanya dugaan penyimpangan anggaran dana hibah oleh kelompok seni di Banten sebesar Rp 300 juta.

Dalam waktu dekat, polisi bakal menetapkan tersangka kasus tersebut.

"Sudah melakukan gelar terkait dengan adanya dugaan penyimpangan anggaran hibah yang dihibahkan pada kelompok seni," ujar Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Hutapea kepada TribunBanten.com di Kampung Sukadiri, kawasan Banten Lama, Kota Serang, Rabu (25/8/2021).

Maruli mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten untuk meminta audit dan potensi kerugian negara dari kasus ini.

Baca juga: Kerugian Negara Rp 70 M, Tersangka Korupsi Dana Hibah Ponpes Kembalikan Rp 8 Juta ke Penyidik

Maruli menjelaskan, dari hasil audit BPKP Provinsi Banten diketahui kelompok seni tersebut menerima dana hibah sebesar Rp800 juta.

Namun, ada dana sekitar Rp 300 juta dari anggaran tersebut yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Hutapea, di Kampung Sukadiri, Banten Lama, Serang, Rabu (25/8/2021).
Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Hutapea, di Kampung Sukadiri, Banten Lama, Serang, Rabu (25/8/2021). (TribunBanten.com/Mildaniati)

Saat ini, Polres Serang Kota masih terus melengkapi alat bukti dan nantinya dibawa dalam gelar perkara untuk menentukan tersangka kasus ini.

"Kami sudah gelarkan kasusnya, sidik (penyidikan) sudah ada, kita akan tetapkan tersangkanya," terangnya.

Baca juga: Kadishub Cilegon Jadi Tersangka Dugaan Kasus Suap Parkir, Kepala Kejari: Diduga Terima Rp 530 Juta

Maruli meyakinkan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka mengacu pada alat bukti yang ada.

"hasil gelar yang akan memutuskan berdasarkan  barang bukti yang ada," tuturnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved