Breaking News:

Utang Rp 1,7 Miliar untuk Kampanye, Anggota DPRD Banten Digugat Mantan Suami

Ia menilai mantan istrinya itu tidak mempunyai itikad baik karena tidak pernah merespons komunikasi terkait pelunasan utang darinya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
istimewa
Seorang saudagar beras, Ating Saepudin (63), menggugat mantan istri yang kini menjadi anggota DPRD Banten Fraksi PPP, Ida Hamidah, ke Pengadilan Negeri Pandeglang, Banten, Rabu (25/8/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Seorang saudagar beras, Ating Saepudin (63), menggugat mantan istri yang kini menjadi anggota DPRD Banten Fraksi PPP, Ida Hamidah, ke Pengadilan Negeri Pandeglang, Banten, Rabu (25/8/2021).

Ating terpaksa menggugat mantan istrinya itu ke pengadilan lantaran tak kunjung melunasi utang Rp1,7 miliar yang dipakai untuk kebutuhan kampanye Pileg DPRD Provinsi Banten tahun 2019.

"Kedatangan saya mencari keadilan. Dia menjanjikan mau bayar, tapi sampai sekarang dia itu tidak ada itikad baik dan malah menghilang," ujar Ating saat dihubungi.

Ia menilai mantan istrinya itu tidak mempunyai itikad baik karena tidak pernah merespons komunikasi terkait pelunasan utang darinya.

Baca juga: DPRD Banten Batalkan Beli Toyota Camry untuk Pimpinan Senilai Rp 2,8 Miliar, Sekwan: Semua Sepakat

Baca juga: Kabar Terbaru Kasus Utang Rp 1,1 Miliar David Noah Kepada Lina Yunita , Polisi Panggil Sang Musisi

Secara terpisah, kuasa hukum Ating Saepudin, Agus S Ependi menerangkan kliennya menempuh jalur pengadilan karena telah merugikan dengan tidak melunasi utang lebih satu tahun.

Kliennya sempat meminta mantan istri untuk menyicil utang tersebut selama tiga tahun.

Namun, keberadaan mantan istri tersebut justru tidak dikerahui dan komunikasi terputus.

"Tergugat ini menjanjikan akan menyelesaikan kewajibannya membayar uang kepada klien kami Rp 200 juta pada April lalu, tapi pada akhirnya belum juga diselesaikan. Kalau ditotal, seluruhnya itu Rp 1,7 miliar yang dicicil selama tiga tahun," terangnya.

Baca juga: Peternak Unggas Tercekik Kebijakan PPKM, Akhirnya Gugat Jokowi dan Menterinya Ganti Rugi Rp 5,4 T

Agus mengatakan uang sebesar Rp 1,7 miliyar tersebut dipinjam Ida Hamidah untuk biaya kampanye saat maju sebagai calon anggota DPRD Provonsi Banten pada Pileg 2019.

Ia pun mengungkapkan utang piutang antara kliennya dan mantan istri tercatat dalam perjanjian bermaterai.

"Ada perjanjiannya secara kontraktual, makanya kami layangkan gugatan ini ke pengadilan karena yang bersangkutan tidak memiliki itikad untuk menyelesaikan tanggung jawabnya kepada klien kami," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved