Breaking News:

Lanjutkan Pembangunan Rumdin Kajari Rp 1,4 Miliar, Pemkab Lebak Klaim Tak Ganggu Penanganan Covid

Pemerintah Kabupaten Lebak tetap melanjutkan pembangunan rumah dinas untuk Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak yang menelan anggaran Rp 1,4 miliar

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Asda II Pemkab Lebak, Ajis Suhendi, di Pendopo Bupati Lebak, Rabu (21/7/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak tetap melanjutkan pembangunan rumah dinas untuk Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak yang menelan anggaran Rp 1,4 miliar.

Hal tersebut terbilang angka yang besar dalam pengadaan rumah dinas dibandingkan dengan OPD lainnya.

Pemkab Lebak tetap pada jalur yang sama dan tidak akan menunda pembangunan rumah dinas tersebut yang direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2021 mendatang.

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya pun tampak bungkam saat ditanya terkait pembangunan rumah dinas Kajari Lebak yang informasinya telah disetujui oleh dirinya dan pejabat utama di lingkungan Pemkab Lebak.

Tak hanya itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Budi Santoso pun tidak merespon pertanyaan dari media terkait pembangunan rumah dinas tersebut.

Baca juga: Pemkab Serang Pinjamkan Rumah Dinas Sekda kepada Rumah Sakit Kencana untuk Merawat Pasien Covid-19

Asisten Daerah II Pemkab Lebak, Ajis Suhendi mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembangunan rumah dinas tersebut.

Ia juga menerangkan, untuk tahun ini terdapat sembilan pembangunan yang direncanakan oleh Pemkab Lebak melalui Dinas PUPR salah satunya yakni pembangunan rumah dinas.

"Karena kita melihat urgensi dan kebutuhan penanganan Covid-19. Jadi kita pengen penanganan Covid tidak terganggu dan proses pembangunan bisa juga berjalan," katanya saat dihubungi, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Perwakilan Masyarakat Baduy Datangi Rumah Dinas Kapolda Banten

Ia juga menerangkan bahwa pembangunan  rumah dinas untuk Kajari sendiri sudah ditetapkan dalam proses perencanaan anggaran tahun 2021 yang telah berjalan sejak tahun 2020.

Dirinya pun tidak menutup mata dengan adanya masukan dan kritikan dari masyarakat terkait penanangan Pandemi Covid-19 yang berada di Kabupaten Lebak sebagai bentuk peringatan dini dan pengawasan sosial.

"Bahwa kemudian ada penyesuaian di perjalanan, sepanjang proses penanganan Covid tidak terganggu dan proses pembangunan juga tetap berjalan," tutupnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved