Breaking News:

Berkat Stasiun Penyedia Listrik Umum PLN, Pembuatan Kapal Nelayan di Majene Lebih Cepat dan Efisien

Selain itu, SPLU juga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi PLN
PLN menghadirkan stasiun penyedia listrik umum (SPLU) di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kini, pembuatan kapal nelayan di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, lebih cepat.

Proses produksi lebih cepat setelah PLN menghadirkan stasiun penyedia listrik umum (SPLU).

Selain itu, SPLU juga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Firman, pengusaha pembuatan kapal Kube Olang Mesa, mengaku perlu waktu tiga bulan dengan delapan orang.

Baca juga: 3 BUMN Bersinergi: PLN, PTBA, KAI Amankan Pasokan Batu Bara untuk Ketahanan Ketenagalistrikan

Namun, setelah menggunakan SPLU, tenaga yang bekerja bertambah menjadi 20 orang dengan produksi tiga kapal.

"Waktu pengerjaan jadi lebih singkat, hanya 1,5 bulan," katanya.

Firman menjual satu kapal Rp 50 juta.

Kecepatan produksi yang bertambah membuat jumlah kapal yang dibuat juga meningkat.

Firman berharap keberadaan SPLU juga dikembangkan di kecamatan lain agar bisa membantu mempercepat pengerjaan kapal serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pembuatan kapal di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
Pembuatan kapal di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. (dokumentasi PLN)

Kabupaten Majene adalah satu dari enam kabupaten yang terletak di pesisir Pantai barat Provinsi Sulawesi Barat memanjang dari selatan ke utara.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved