Breaking News:

Enam Siswa SMA/SMK dari Banten Lolos Seleksi Pendidikan Parlemen Remaja ke DPR RI

Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan diajarkan bagaimana menjadi seorang anggota DPR RI.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Qodir
Tangkap layar Youtube dpr.go.id
Simulasi Rapat Paripurna DPR RI dalam kegiatan Parlemen Remaja 2018. 

Lima siswa SMA/SMK dari Provinsi Banten lainnya yang lolos Desi Maryana (SMKN 1 Pandeglang), Hania Naila Rahmah (SMAN 3 Rangkasbitung), Putri Halimah (SMAN 2 KS Cilegon), Artika Sari (SMAN 3 Kota Serang), dan Thouf Salsabila (SMAN 14 Kabupaten Tangerang).

Ia menerangkan, keenam peserta tersebut akan mengikuti rangkaian kegiatan simulasi menjadi anggota DPR RI selama lima hari secara virtual pada 13-17 September 2021.

Baca juga: Berhasil Bawa Pulang Mendali Emas Olimpiade Tokyo 2020, Begini Suasana Haru Keluarga Apriyani Rahayu

Siswi berusia 15 tahun ini, mengaku tidak menyangka bisa lolos sebagai peserta Parmelen Remaja Tahun 2021.

Pada saat proses pendaftaran, Kezia mendaftarkan diri secara pribadi melalui online dengan mengirimkan sebuah karya berupa CV, tulisan essai dan video kampanye.

"Awalnya ngga percaya, pesimis gitu. Tapi Ketika tahu lolos, kaget dan seneng," ujarnya.

Baca juga: DPR RI Buka Program Magang Mahasiswa S1, Tersedia 5 Posisi dan Dapat Uang Saku, Ini Persyaratannya

Baca juga: Banyak Anggota DPRD yang Bolos, Rapat RPJMD Kabupaten Serang Diundur

Kezia mengungkapkan, alasannya mengikuti Parlemen Remaja yakni ingin menambah wawasannya di bidang hukum dan politik.

"Dengan adanya kegiatan ini, saya ingin belajar sambil mencari prestasi di bidang hukum dan politik," terangnya.

Kemudian dalam kegiatan Parlemen Remaja ini, ia mengaku telah dijelaskan oleh panitia.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan diajarkan bagaimana menjadi seorang anggota DPR RI.

"Kemudian bagaimana kita merevisi Undang-undang, menyampaikan pendapat, argumen, berdebat dan tata cara sidang," ujarnya.

Ia berharap setelah mengikuti kegiatan itu, bisa mengerti bagaimana sistem demokrasi di Indonesia.

"Jadi, jikalau saya terjun di bidang politik atau hukum Indonesia, saya bisa tahu landasan dan ilmu yang saya pelajari nanti," terangnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved