Breaking News:

Jalani Aksi Teror di Afghanistan, ISIS-K Jadi Sasaran Target Militer AS

Dalam pidato yang sama, Biden bersumpah untuk membela kepentingan Amerika dengan "setiap tindakan" perintahnya.

Editor: Yudhi Maulana A
SAUL LOEB / POOL / AFP via Tribunnews
Joe Biden (Kiri), didampingi oleh Ibu Negara AS yang baru, Jill Biden, dilantik sebagai Presiden AS ke-46 oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts pada 20 Januari 2021, di Capitol AS di Washington, DC. 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan pada hari Kamis bahwa ia telah memerintahkan komandan militer AS untuk mengembangkan rencana operasional untuk menyerang aset, kepemimpinan, dan fasilitas ISIS-K.

“Kami akan merespons dengan kekuatan dan ketepatan di waktu kami, di tempat yang kami pilih dengan cara yang kami pilih,” kata Biden yang menolak untuk memberikan secara spesifik waktunya ujarnya seperti dilansir .

“Teroris ISIS ini tidak akan menang. Kami akan menyelamatkan Amerika. Kami akan mengeluarkan sekutu Afghanistan kami. Dan misi kami akan terus berlanjut,” kata Presiden. “Amerika tidak akan terintimidasi,”

Dalam pidato yang sama, Biden bersumpah untuk membela kepentingan Amerika dengan "setiap tindakan" perintahnya.

"Kami tidak akan memaafkan. Kami tidak akan melupakan. Kami akan memburu Anda dan membuat Anda membayar," kata Biden.

Baca juga: Ledakan Pertama di Afghanistan Pasca-Dikuasai Taliban, 60 Warga dan 13 Tentara AS Tewas

The New York Times mencatat bahwa pernyataan Biden dari Sayap Timur menggemakan komentar mantan Presiden George Bush pada hari-hari setelah serangan 11 September 2001.

"Konflik ini dimulai pada waktu dan ketentuan orang lain; itu akan berakhir dengan cara dan jam yang kita pilih," kata Bush pada tahun 2001.

Saksi mata di Kabul telah menggambarkan pemandangan mengerikan dari orang-orang yang diledakkan di depan mata mereka dan sekarat di tangan mereka.

Negaranya Dikuasai Taliban, Mantan Menteri Afghanistan Lulusan Oxford Jadi Kurir Pizza di Jerman

Korps Marinir Jenderal Kenneth F. McKenzie Jr., komandan Komando Pusat AS, juga memperingatkan pada hari Kamis bahwa ancaman dari ISIS adalah "sangat nyata" dan bahwa serangan kemungkinan akan berlanjut.

Korban tewas akibat pemboman Kabul terus meningkat, dan penghitungan saat ini mencapai lebih dari 60 kematian dan 140 cedera.

Artikel ini sudah tayang di KONTAN, dengan judul: Joe Biden perintahkan komandan militer AS siapkan serangan ke ISIS

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved