Breaking News:

Tawuran Pelajar di Serang Terjadi Saat Waktu Salat Jumat, Siswa SMK Swasta Menyerang SMK Negeri

Tawuran antar pelajar di Kota Serang terjadi saat waktu  salat Jumat, Jumat (27/8/2021) pukul 12.00 WIB.

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Lokasi tawuran antar pelajar di Kota Serang saat waktu salat Jumat 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Tawuran antar pelajar di Kota Serang terjadi saat waktu  salat Jumat, Jumat (27/8/2021) pukul 12.00 WIB.

Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Hutapea menyebutkan tawuran diduga terjadi antara dua pelajar di sekola SMK negeri dan SMK stasta.

"Awalnya ada sekitar 50 orang turun ke jalan lalu menyerang siswa sekolah lainnya," ucapnya saat dihubungi TribunBanten.com.

Lanjutnya, para pelajar SMK swasta membawa membawa bambu, dan petasan roket kembang api untuk menyerang siswa dari SMK negeri.

Perisitwa itu berlangsung selama 15 menit, kemudian mereka pun membubarkan diri.

Baca juga: Viral di Media Sosial Tawuran Pelajar di Bunderan Ciceri Kota Serang, Polisi: Satu Orang DItangkap

Maruli menduga tawuran dipicu saling ejek di media sosial.

Dalam kejadian tersebut tidak ditemukan korban jiwa.

Menindaklanjuti kejadian itu, pihaknya akan memanggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan,

"Nanti kita panggil sekolah untuk mintai keterangan ko bisa siswanya keluar siang-siang begini," ujarnya.

"lebih detailnya setelah kami periksa, pihak sekolah dan saksi yang ada di sana kami bisa jelaskan," sambungnya.

Baca juga: Tawuran Sarung di Ciledug, Belasan Pemuda Lari Kocar-kacir Kaget saat Ditangkap

Seorang saksi di lokasi kejadian, Ewok mengatakan penyerangan dilakukan oleh pelajar dari SMK swasta kepada siswa SMK negeri.

"Masih kelas satu, kalo kelas tiga mah engga bakalan berani," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Kirun mengungkapkan para pelajar tersebut berpakaian bebas  dan membawa petasan, celurit, bambu dan melempar batu.

Walaupun peristiwa itu terjadi, dia mengaku tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved