Breaking News:

Target 30 Persen Isi Parlemen, DP3AKB Minta Perempuan di Cilegon tak Ragu Terjun ke Dunia Politik

Diketahui, keterwakilan perempuan di DPRD Kota Cilegon dari pemilihan legislatif 2019-2024 lalu hanya 4 orang dari 40 orang.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
Dok. DP3AKB Kota Cilegon
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon menggelar workshop kepemimpinan perempuan di Hotel Aston Cilegon, Kamis (26/8/2021).  

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon mendorong perempuan di Cilegon aktif terjun ke dunia politik.

Diketahui, keterwakilan perempuan di DPRD Kota Cilegon dari pemilihan legislatif 2019-2024 lalu hanya 4 orang dari 40 orang.

Jumlah tersebut menurun drastis dibandingkan DPRD Kota Cilegon periode 2014-2019.

"Tentunya jumlah ini turun dibanding periode sebelumnya yang mencapai tujuh orang dari 35 wakil rakyat yang ada," ujar Kepala DP3AKB, Heni Anita Susila saat dihubungi TribunBanten.com, Sabtu (28/8/2021).

Baca juga: Komisioner Komnas Perempuan Ungkap Alasan Korban Pelecehan Seksual Sering Speak Up di Media Sosial

DP3AKB menargetkan keterwakilan perempuan di DPRD Kota Cilegon sebanyak 30 persen pada Pileg 2024 mendatang.

Untuk mencapai itu target itu, lanjut Heni, DP3AKB terus mengupayakan sosialisasi ke para perempuan, di antaranya dengan menggelar workshop kepemimpinan perempuan Cilegon.

"Terakhir, Kamis (26/8/2021) kami sudah lakukan workshop kepemimpinan di Hotel Aston Cilegon dengan peserta perempuan yang aktif dalam kepengurusan partai politik di Cilegon," tambah Heni.

Dirinya menjelaskan kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memotivasi dan mendorong agar perempuan tetap konsisten di bidang politik, sekalipun belum bisa berkontribusi di parlemen.

Selain pembekalan perihal kepemimpinan, kegiatan tersebut juga diberikan pembekalan kesetaraan gender sehingga perempuan tidak takut berkiprah di dunia politik.

Baca juga: Sosok Perempuan Lurah Pertama Taktakan Kota Serang, Membina secara Santai, Tak Formal, Sambil Ngopi

Heni mengaskan pihaknya tidak akan berhenti pada kegiatan workshop yang berlangsung dua hari tersebut.

"Kami akan terus menggencarkan sosialisasi dan pemahaman kepada perempuan Cilegon agar pada 2024 peminatnya meningkat," ucap Heni.

Menurut Heni, target 30 persen keterwakilan perempuan di kursi DPRD Kota Cilegon adalah ideal.

Apalagi, kaum perempuan juga memiliki hak yang sama dengan pria.

"Perempuan punya hak yang sama dalam pembangunan, sebagai pelaku pembangunan, juga sebagai yang menikmati hasil pembangunan,” tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved