Breaking News:

Virus Corona di Banten

Ratusan Anak di Kota Tangerang Yatim Piatu karena Pandemi Covid-19

838 anak-anak di Kota Tangerang menjadi yatim-piatu. Mereka menjadi yatim-piatu karena orang tua meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19

Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com /Irwan Rismawan
Petugas penggali makam Covid-19 mempersiapkan liang lahat untuk korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2020). Selain tenaga medis, penggali kubur makam Covid-19 menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak 838 anak-anak di Kota Tangerang menjadi yatim-piatu.

Mereka menjadi yatim-piatu karena orang tua meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19.

Kasi Data Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Tangerang, Arif Rahman menjelaskan, kedua orang tua mereka meninggal karena terpapar Covid-19.

"Ratusan anak-anak yang menjadi yatim piatu, mereka tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang," jelasnya saat dihubungi, Sabtu (28/8/2021).

Menurutnya, Kecamatan Ciledug menjadi penyumbang terbanyak anak-anak yang jadi yatim piatu karena Covid-19.

Kemudian, untuk daerah yang paling sedikit tercatat di wilayah Kecamatan Benda.

"Pada Kecamatan Ciledug ada 126 anak yang kehilangan orang tuanya. Paling sedikit terdapat di Kecamatan Benda ada 26 anak," ungkap Arif.

Malangnya, ada bayi yang harus menjadi yatim saat dilahirkan karena ibunya meninggal dunia.

Selain mengalami komplikasi saat melahirkan, sang ibu juga terkonfimasi Covid-19.

"Ada yang umurnya sembilan bulan. Dari ratusan anak yang terdata itu, semuanya di bawah 16 tahun," pungkas Arif.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Dampak Covid-19, 838 Anak di Kota Tangerang Jadi Yatim Piatu, https://jakarta.tribunnews.com/2021/08/29/dampak-covid-19-838-anak-di-kota-tangerang-jadi-yatim-piatu

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved