Breaking News:

114 Anak di Lebak jadi Yatim Piatu usai Orang Tua Meninggal karena Covid-19, Nasibnya Belum Jelas

Eka mengungkapkan, hingga kini belum diketahui nasib para anak yang ditinggal oleh orang tuanya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TribunnewsWiki.com
Ilustrasi anak 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sebanyak 114 anak-anak di Kabupaten Lebak berstatus yatim dan piatu setelah orang tua meninggal karena terpapar Covid-19.

Angka tersebut merupakan kalkulasi dari jumlah orang yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

"Ya benar, dikarenakan orang tuanya meninggal dan mereka harus ditinggal sedini mungkin. Totalnya mencapai 114 orang," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra, saat dihubungi, Senin (30/8/2021).

Eka mengungkapkan, hingga kini belum diketahui nasib para anak yang ditinggal oleh orang tuanya.

Hal tersebut lantaran, terbatasnya anggaran dari pemerintah setempat untuk menganggarkan bantuan tersebut.

Baca juga: Ratusan Anak di Kota Tangerang Yatim Piatu karena Pandemi Covid-19

Kendati begitu, pihaknya akan menggunakan memberikan bantuan Pemprov Banten maupun Kemensos RI untuk membantu para anak yatim piatu tersebut.

"Kami juga akan coba usulkan ke Kemensos, berapa jumlah anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya, supaya tahun depan dapat program atensi berupa kartu Bansos senilai Rp 200 ribu per bulan bagi yang belum sekolah dan Rp 300 ribu per bulan bagi mereka yang sudah sekolah," terangnya.

Baca juga: Kisah Bocah di Pamulang jadi Yatim Piatu usai Orang Tua Meninggal karena Covid-19

Baca juga: Viral Orangtua Jenguk Anak di Pesantren dari Balik Tembok, Santri Ini Menangis Tak Bisa Cium Ayahnya

Sementara itu, Kepala Seksi Data dan Informasi Dinsos Kabupaten Lebak, Aap Sujana menerangkan pihaknya masih melakukan pendataan anak-anak yang ditinggal oleh orang tuanya karena Covid-19.

"Sedang kami usahakan nasib para anak-anak yang ditinggal oleh orang tuanya. Hal ini agar mereka tidak perlu khawatir dengan pendidikan dan kehidupan mereka," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved