Breaking News:

Tenggat Waktu Hampir Habis, Capaian Vaksinasi Penyandang Disabilitas di Banten Baru 22 Persen

Menurutnya, capaian vaksinasi ini bisa rendah karena belum terbentuknya kesadaran kolektif.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Qodir
Kompas.com/Agie Permadi
Seorang penyandang disabilitas tengah menerima suntikan vaksin di Wyataguna, Jalan Pajajaran, Kamis (8/7/2021). Kick Off vaksinasi bagi para disabilitas ini menargetkan sebanyak 150 orang difable dan pendampingnya disuntik. 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pemerintah Provinsi Banten menjadi satu dari enam provinsi yang mendapatkan jatah hibah vaksin dari Raja Uni Emirat Arab (UEA), untuk percepatan vaksinasi penyandang disabilitas.

Dinsos Provinsi Banten menargetkan 17.725 penyandang disabilitas menerima vaksinasi Covid-19 jenis Sinopharm pada 3 September 2021.

Namun, hingga 28 Agustus 2021, baru 22 persen dari target 17.725 penyandang disabilitas yang menerima vaksinasi.

Padahal, kadaluwarsa vaksin jenis Sinopharm yang merupakan hibah dari Uni Emirat Arab (UEA) itu jatuh pada Oktober 2021.

"Per tanggal 28 Agustus 2021, mencapai 3.598 sasaran, baru sekitar 22% yang sudah divaksin," ujar Sekretaris Dinsos Provinsi Banten, Budi Darma Sumapradja saat dihubungk TribunBanten.com, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Kabar Gembira! Penyandang Disabilitas di Banten yang Belum Punya NIK Bisa Divaksin Covid-19

Budi menyatakan Dinsos Provinsi Banten telah berusaha mengejar target vaksinasi Covid-19 kepada penyandang diaabilitas.

Namun, pihaknya masih mendapatkan kesulitan untuk vaksinasi penyandang disabilitas di Banten

Kesulitan yang sama terjadi di daerah lainnya.

"Tapi kita (Provinsi Banten) sudah termasuk baik dari 6 Provinsi lainnya," terangnya.

Baca juga: Vaksin Moderna Tiba di Kota Serang, Prioritas untuk Booster Nakes, Berikut Penjelasan Dinkes

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved