Breaking News:

PPKM di Banten

Personel Polsek Pamarayan Kabupaten Serang Bubarkan Organ Tunggal, Kapolsek: Tegas dan Humanis

Mulyadi mengaku selama penerapan PPKM, pihaknya sudah membubarkan banyak hiburan yang digelar.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi Polsek Pamarayan
Anggota Polsek Pamarayan membubarkan organ tunggal di Kampung Cibogo, Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Selasa (31/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Anggota Polsek Pamarayan membubarkan organ tunggal di Kampung Cibogo, Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Selasa (31/8/2021).

Kapolsek Pamarayan AKP Mulyadi mengatakan pembubaran kegiatan hiburan organ tunggal ini guna mencegah terjadinya kerumunan.

Menurut dia, dalam aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, hajatan boleh diselenggarakan dengan jumlah yang terbatas.

Baca juga: Simak Aturan Naik Pesawat di Wilayah PPKM: Sudah 2 Kali Vaksin, Cukup Tes Antigen

"Dibatasi hanya boleh 50 orang, makan dibawa pulang. Hiburan tidak boleh, makanya dibubarkan," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Rabu (1/9/2021).

Mulyadi mengaku selama penerapan PPKM, pihaknya sudah membubarkan banyak hiburan yang digelar.

"Udah banyak, hampir di mana-mana karena memang masyarakat masih bandel ini," ujarnya.

Polisi membubarkan kegiatan yang berpotensi terjadinya kerumunan pada PPKM secara tegas tetapi humanis.

Baca juga: PPKM Diperpanjang hingga 6 September 2021, Kapasitas Dine In 50 %, Mal Buka Sampai 21.00 WIB

Pembubaran itu untuk mencegah adanya klaster baru penyebaran Covid-19.

Mulyadi menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti aturan PPKM level 2.

"Hajatan bisa digelar menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan hanya boleh dihadiri 50 orang, dan tidak boleh makan di tempat," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved