Breaking News:

Virus Corona di Banten

67 Anak di Cilegon Kehilangan Orang Tua karena Covid-19, Bantuan Kemensos Direalisasikan Tahun Depan

Plh Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Seli Rosalia, mengatakan jumlah itu bisa saja terus bertambah.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunnewsWiki.com
Ilustrasi anak 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Sebanyak 67 anak di Kota Cilegon kehilangan orang tuanya karena Covid-19.

Plh Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Seli Rosalia, mengatakan jumlah itu bisa saja terus bertambah.

"Belum semua, baru tahap pertama. Dari 67 anak, kemungkinan bertambah seiring kegiatan verifikasinya," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Kamis (2/8/2021).

Baca juga: Kemensos Siapkan Bantuan Covid-19 untuk Anak Yatim, Komisi VIII DPR RI Dukung : Agar Tidak Terlantar

Menurut dia, 67 anak ini berasal dari Kecamatan Jombang, Cilegon, Citangkil, Cibeber, dan Pulomerak.

Mereka yang kehilangan orang tua itu terdiri atas 35 anak kehilangan bapak, 30 anak kehilangan ibu, dan dua anak kehilangan ibu dan ayahnya.

"Saat ini anak-anak tersebut masih dengan keluarga terdekatnya," ucap Seli.

Adapun bantuan bagi 67 anak ini baru bisa direalisasikan Kementerian Sosial tahun depan.

"Per anak dapat Rp 800.000 yang dibayarkan Rp 200.000 setiap bulan," ujarnya.

Seli mengaku belum ada bantuan dari Dinsos Cilegon dalam waktu dekat ini.

Baca juga: 114 Anak di Lebak jadi Yatim Piatu usai Orang Tua Meninggal karena Covid-19, Nasibnya Belum Jelas

"Kalau bentuk uang tunai enggak bisa karena harus melalui sistem e-Bansos, yaitu daftar nama penerima harus sudah diinput satu tahun sebelumnya," katanya.

Dinsos baru melakukan verifikasi dan pencocokkan data yang wafat karena Covid-19, apakah memiliki anggota keluarga yang berusia 0-18 tahun.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved