Breaking News:

Pasca Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Banten Hentikan Proyek Side Ramp Dermaga 4 Pelabuhan Merak

Aktivitas renovasi side ramp di dermaga empat Pelabuhan Merak, Cilegon dihentikan untuk sementara waktu.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Lokasi kecelakaan kerja di dermaga empat Pelabuhan Merak yang terjadi pada Selasa (31/9/2021). Satu orang tewas akibat kecelakaan kerja itu 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Aktivitas renovasi side ramp di dermaga empat Pelabuhan Merak, Cilegon dihentikan untuk sementara waktu.

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten membuat kebijakan itu menyusul adanya kecelakaan kerja yang mengakibatkan satu pekerja tewas dan dua lainnya menderita luka-luka pada Senin (30/8/2021).

Upaya pemberhentian aktivitas itu dilakukan sampai upaya investigasi kecelakaan kerja itu selesai dilakukan.

"Untuk dilakukan investigasi hingga ditemukan penyebab kecelakaan kerja, semua proses pekerjaan yang berhubungan dengan laka kerja dihentikan sementara," ujar Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Alhamidi saat dihubungi, pada Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Insiden Bucket Cor Beton Terjatuh di Pelabuhan Merak, ASDP: 3 Pekerja Dilarikan ke RS Krakatau Steel

Baca juga: Hasil Investigasi Sementara Kecelakaan Kerja di Pelabuhan Merak, Ada Kelebihan Muatan

Setelah kejadian itu, kata dia, pihak Disnakertrans Provinsi Banten langsung menurunkan tim pengawas ke lokasi untuk memantau pada Selasa (31/8/2021).

Tim tersebut diterjunkan untuk melakukan informasi, data, dab keterangan dari para saksi.

"Tiga orang saksi dari PT. Hydro Power Technology Engineering selaku vendor proyek, dua orang dari PT. Gakesa Prakasa Inspector Sipil selalu konsultan proyek dan dua orang lainnya dari PT. ASDP cabang Merak," tambah Alhamidi.

Selain itu, Disnakertrans juga meminta agar pihak perusahaan dapat memenuhi hak pekerja yang menjadi korban.

"Hak pekerja yang menjadi korban harus terpenuhi karena memang sebuah kewajiban harus demikian, tapi itu tidak menghentikan proses penyelidikan dan penyidikan," ucapnya.

Baca juga: Video Detik-Detik Kecelakaan Kerja di Dermaga IV Merak, Tali Crane Terputus dari Ketinggian 10 Meter

Baca juga: Polisi Sebut Ada 3 Korban Kecelakaan Kerja di Pelabuhan Merak, 1 Orang Meninggal

Sementara, Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Banten, Ruly Riatno menjelaskan penyebab kecelakaan kerja tersebut masih terlalu dini untuk disimpulkan sekarang.

Menurutnya banyak kemungkinan yang menjadi penyebab kejadian tersebut seperti, peralatan tidak sesuai K3, pekerjaan tidak sesuai SOP atau karena force major.

"Bisa unprosedural, bisa juga teknikal. Ada juga bisa terjadi karena tidak sesuai regulasi. Bisa surat (sertifikat peralatan) lengkap, tapi SOP di lapangan tidak ditempuh. Ada juga orang yang tidak punya kewenangan, dia mengoperasikan," jelasnya.

Meski belum dapat menyimpulkan, namun kata dia, dari investigasi awal sudah ada bukti dan keterangan yang mengarah kepada penyebab laka kerja.

"Nanti pasti akan kita informasikan kesimpulan penyebabnya," tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved