Breaking News:

Virus Corona

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi Covid-19, Ini Rekomendasi dari WHO dan Ahli

Selama masa pandemi Covid-19, anda harus mengatur asupan gizi dengan cara memakan makanan yang sehat.

Editor: Glery Lazuardi
Sajian Sedap
Resep salad buah jelly. 

TRIBUNBANTEN.COM - Selama masa pandemi Covid-19, anda harus mengatur asupan gizi dengan cara memakan makanan yang sehat.

Badan Kesehatan Dunia ( WHO) telah merekomendasikan cara menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah covid-19 ( WHO Nutrition Advice).

Caranya menganjurkan asupan nutrisi serta hidrasi yang cukup, diet seimbang, mengkonsumsi makanan yang segar (bukan makanan olahan), mengurangi gula, lemak dan garam, serta minum cukup banyak air.

Baca juga: Bermodal Mimpi, Wanita Ini Kini Jadi Crazy Rich, Beri Tips Sukses Yang Dapat Kamu Tiru!

Baca juga: Sulit Mengunggah Foto Selfie KTP Saat Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 19? Berikut Tipsnya

dr. Arti Indira, M gizi, Sp.GK FINEM mengatakan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, daging, telur, ikan, dan susu tentunya juga sangat direkomendasikan.

"Rekomendasi nutrisi optimal dari para ahli mencakup berbagai makro dan mikronutrien, termasuk juga beragam vitamin dan mineral," kata dia, dalam keterangannya, Kamis (2/9/2021).

Pernyataan itu disampaikan di acara Health Talk bagi para Jurnalis bertajuk "Tetap Sehat dan Produktif Selama Masa Pandemi, Nutrisinya Apa? yang diselenggarakan oleh
Persatuan Dokter Gizi Klinik Indonesia Jaya (PDGKI Jaya) yang didukung oleh Fresenius Kabi.

Event yang digelar itu bagi PDGKI Jaya sebagai upaya memperluas pemahaman mengenai pentingnya nutrisi untuk meningkatkan imunitas tubuh selama masa pandemi terutama bagi para jurnalis yang memiliki mobilitas tinggi di lapangan.

"Salah satu cara menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah dari tertularnya Covid-19 adalah dengan mengonsumsi makanan ber gizi," ujarnya.

Untuk masa pemulihan tubuh ataupun benteng pertahanan tubuh selama beraktivitas di masa pandemi, asupan dari 3 komponen nutrisi berikut juga perlu diperhatikan akan mendukung tubuh.

Yaitu : EPA/asam lemak omega 3 yang bersifat immunostimulant untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh, protein untuk mengganti jaringan-jaringan tubuh yang rusak dan menguatkan otot-otot hingga memberikan kekuatan tubuh, serta Vitamin D.

Konsumsi ONS (Oral Nutritional Supplement) juga dapat menjadi alternatif pemenuhan nutrisi yang optimal apabila memiliki mobilitas cukup sering di luar rumah.\

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 19 Telah Dibuka, Ini Syarat dan Tips Lengkap Agar Lolos

Baca juga: Tips Merawat Kendaraan Agar Harga Jual Kembali Tetap Stabil, Perhatikan Langkah Berikut Ini

Terutama ONS yang kaya akan kandungan nutrisi protein, EPA, vitamin D serta vitamin lainnya juga mineral yang mudah dikonsumsi atau bentuknya ready-to-drink, sehingga kebutuhan akan nutrisi optimal dapat dipenuhi dengan cara yang lebih praktis.

Selain anjuran nutrisi di atas, kata dia, tentu ada langkah lain yang dapat dilakukan seperti berolahraga, memastikan anda memiliki waktu istirahat yang cukup.

"Menghindari stress dan tentunya tetap menjalankan protokol kesehatan atau prokes pencegahan penularan COVID 19, termasuk dengan cara memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan juga vaksinasi," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, PDGKI Jaya Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) dibentuk berdasarkan SK PB IDI No. 379/PB/A.4/10/03 tanggal 4 Oktober 2003 tentang pengukuhan sementara PDGKI.

Sebelumnya, pada muktamar IDI XXV tahun 2003 di Balikpapan, diterbitkan SK MKKI No.179/KI/IX/2003 tanggal 16 September 2003, tentang pengukuhan persetujuan penyelenggaraan Program Spesialis 1 Ilmu Gizi Klinik dan memutuskan Spesialis Gizi Klinik sebagai spesialis penunjang.

Pada tanggal 14 dan 15 Mei 2004, diadakan Rapat Kerja Nasional Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) dan Kongres Nasional (KONAS) PDGKI I di Hotel Santika, Jakarta.

Dari hasil KONAS PDGKI I ini, dibentuk PDGKI dengan Ketua Umum Terpilih: DR. Dr. Sri Rahajuningsih Sutjahjo, M.Sc., SpGK dan Wakil Ketua: Dr. Widjaja Lukito, Ph.D., SpGK.

Namun, pada tanggal 16 Agustus 2004, DR. Dr. Sri Rahajuningsih Sutjahjo, M.Sc., SpGK meninggal dunia sehingga Dr. Widjaja Lukito, Ph.D., SpGK ditetapkan sebagai Ketua Umum PDGKI.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved