Breaking News:

Virus Corona di Banten

Warga Membludak Saat Vaksinasi Massal Hingga Saling Dorong, Dinkes Serang: Mereka Takut Gak Kebagian

Petugas yang berjaga tampak kewalahan saat mengarahkan masyarakat untuk tidak berkerumun dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Aksi saling dorong dan berebut saat akan memasuki ruangan vaksinasi nampak terlihat saat dilakukan vaksinasi massal di Aula Universitas Faletehan pada Kamis (2/8/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Aksi saling dorong dan berebut saat akan memasuki ruangan vaksinasi nampak terlihat saat vaksinasi massal di Aula Universitas Faletehan pada Kamis (2/8/2021).

Petugas yang berjaga tampak kewalahan saat mengarahkan masyarakat untuk tidak berkerumun dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Namun hal tersebut nampak diabaikan.

Pantauan TribunBanten.com di lokasi, beberapa warga nampak duduk termenung dan ada sebagainya warga berdiri dan nampak berdesakan untuk divaksin.

Beberapa warga pun nampak harus saling dorong dan tidak sedikit warga yang terjepit dan berteriak pada saat akan masuk.

Baca juga: Keterbatasan Nakes, Masih ada 6 SMP di Kota Serang yang Siswanya Belum Divaksin

Bahkan sempat terjadinya adu mulu antar petugas dan warga yang berjaga karena sulitnya pengamanan guna mencegah kerumunan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan, pihaknya telah memberikan informasi kepada warga yang akan melakukan vaksinasi agar tidak hadir pada saat yang bersamaan.

"Karena antusias masyarakat sehingga mereka datang bersamaan,” katanya.

Baca juga: Polsek Curug Gelar Sentra Vaksinasi di YPI Jariyatul Islamiyah Serang, Ini Daftar Syarat Penerima

Dalam ketentunya sudah diatur dari 2.000 peserta ini, 1.000 sesi pertama dan 1.000 sesi kedua. Dan sebelum vaksinasi dilaksanakan pihaknya sudah menggelar rapat dengan pihak rektorat Universitas Faletehan.

"Tetapi ternyata peserta datang lebih pagi kemungkinan karena khawatir tidak kebagian vaksin,” katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved