Breaking News:

Dugaan Penyelewengan Dana BOS untuk Tablet SMP di Pandeglang, Kejari akan Periksa 45 Kepala Sekolah

Kasi Pidana Khusus Kejari Pandeglang, Kunto Trihatmojo, mengatakan pihaknya akan memeriksa 45 kepala SMP.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Warta Kota/Henry Lopulalan
ilustrasi. Model sedang menunjukkan Lenovo tablet Android 7 inci di Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang memeriksa 18 kepala SMP penerima bantuan tablet dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) afirmasi pada 2019.

Kasi Pidana Khusus Kejari Pandeglang, Kunto Trihatmojo, mengatakan pihaknya akan memeriksa 45 kepala SMP.

Pemeriksaan itu tindak lanjut Kejari Pandeglang setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai dugaan penyimpangan bantuan tablet khusus SMP.

Dana BOS untuk bantuan tablet itu sebesar Rp 8 miliar.

"Sudah 18 kepala sekolah kami periksa, sisanya secara bertahap akan kami periksa," ujarnya saat dihubungi, Jumat (3/9/2021).

Baca juga: Raffi Ahmad Order 1.000 Tablet Online untuk Dibagikan ke Anak-anak, Nagita Slavina: Emang Bisa?

Menurut Kunto, proses pengadaan tablet tidak membandingkan harga di toko dan penyedia lainnya.

Dia mengaku Kejari sudah memegang berkas perkara penyidikan kasus dugaan penyimpangan bantuan tablet ini.

"Intinya kenapa tidak membuat perbandingan dan tidak ada proses tawar menawar terlebih dahulu saat pengadaan tersebut. Proses penyidikannya terus berlanjut sampai kami dapatkan bukti yang kuat," katanya.

Seorang kepala SMP yang enggan disebutkan, mengaku telah mengembalikan uang pengadaan bantuan tablet itu kepada Kejari, Rabu (1/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved