Breaking News:

Karyawan PLTU Jawa 7 Terapkan Prokes Ketat, Tetap Bekerja Demi Pasokan Listrik Tetap Menyala

Keputusan tersebut tidak berselang lama setelah pemerintah Indonesia menyatakan pandemi Covid-19 sudah merebak di sini.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Yudhi Maulana A
dok. PLTU Jawa 7
Pekerja di PLTU Jawa 7 menerapkan prokes ketat selama bekerja 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Protokol kesehatan (prokes) pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7 sudah diberlakukan sejak 27 Maret 2020.

Keputusan tersebut tidak berselang lama setelah pemerintah Indonesia menyatakan pandemi Covid-19 sudah merebak di sini.

PLTU Jawa 7 yang dioperasikan oleh PT. Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB) yang terletak di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ini menjalankan hal tersebut supaya tetap bisa melalukan produksi di masa pandemi covid-19.

"Dalam mengemban tugas sebagai Objek Vital Nasional di bidang penyedia tenaga listrik, pada masa pandemi COVID-19 ini, PT. SGPJB selaku pemilik PLTU Jawa 7 melakukan upaya optimal untuk menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan para pekerja dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Direktur General Affair PT. SGPJN, Satrio Wahyudi kepada wartawan di Sari Kuring Indah, Kamis (2/8/2021).

Hal itu dilakukan, guna mengantisipasi risiko paparan covid-19 pada karyawan.

Baca juga: PLN UID Banten Berikan Bantuan bagi Petani di Sajira Kabupaten Lebak, Mendukung Produktivitas Panen

Meski begitu, beberapa karyawan juga ada yang melakukan WFH untuk bagian administrasi.

"Juga ada opsi WFH pasca libur bagi karyawan administrasi yang memang memungkinkan untuk bekerja di rumah," ucap Satrio.

"Adapun karyawan per departemen dan yang bekerja di perusahaan-perusahaan kontraktor dapat melakukan rotasi Work In Site (WIS) atau bekerja di lokasi, kemudian libur, kemudian observasi yang diatur sesuai dengan kebutuhan," tambah Satrio.

Dalam prokes yang diterapkan PT. SGPJB juga mengatur karyawan yang sedang bekerja di lokasi atau WIS apabila perlu meninggalkan lokasi di luar jadwal, karena urusan keluarga atau hal darurat lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved