Breaking News:

Karyawan PLTU Jawa 7 Terapkan Prokes Ketat, Tetap Bekerja Demi Pasokan Listrik Tetap Menyala

Keputusan tersebut tidak berselang lama setelah pemerintah Indonesia menyatakan pandemi Covid-19 sudah merebak di sini.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Yudhi Maulana A
dok. PLTU Jawa 7
Pekerja di PLTU Jawa 7 menerapkan prokes ketat selama bekerja 

Satrio mengatakan karyawan dapat mengajukan surat permohonan cuti untuk meninggalkan lokasi setelah mendapatkan persetujuan.

Kemudian bagi karyawan yang akan kembali bekerja di lokasi PLTU Jawa 7 dipersyaratkan menjalani proses observasi kesehatan selama 14 hari di pusat observasi yang telah ditentukan perusahaan.

"Selama masa observasi akan dilakukan pengetesan PCR sebanyak dua kali dan di akhir masa observasi, para karyawan akan diberikan sertifikat kesehatan," katanya.

Baca juga: Jadwal dan Wilayah Pemadaman Listrik di Serang, Rabu 1 September 2021, PLN: Mohon Dapat Dipersiapkan

Terkait vaksinasi Satrio mengungkapkan sudah sejak bulan Mei 2021 Manajemen PLTU Jawa 7 bekerjasama dengan beberapa instansi terkait telah melakukan kegiatan vaksinasi terhadap seluruh karyawan yang bekerja.

Dirinya berharap setelah dilakukannya vaksinasi dan melihat perkembangan kasus pandemi covid-19 di Indonesia, dapat segera dilakukan penyesuaian atau pelonggaran terhadap prokes di PLTU Jawa 7 secara bertahap.

“Pengaturan ini dilakukan oleh manajemen agar karyawan terlindung dari resiko terburuk dari virus covid-19 sehingga pengoperasian PLTU Jawa 7 tetap andal dan kontinu untuk mendukung sistem transmisi Jamali,” ungkap Satrio.

Sementara itu, di tempat berbeda, seorang karyawan Muhlas, pemberlakuan Prokes yang berada di di PLTU Jawa 7 menurutnya memang sangat ketat.

Meski begitu, para pekerja juga tetap menerima hak-haknya sesuai dengan porsinya masing-masing.

"Kalau ada musibah seperti orang tua meninggal itu masih bisa izin dan masih bisa keluar, namun ketika masuk lagi harus di karantina dulu di area pabrik PLTU Jawa 7 selama 14 hari," tuturnya saat ditemui di Desa Terate.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved