Breaking News:

Cerita Guru SMAN 2 Kota Serang saat Mengajar Daring: Pernah Pergoki Murid Main Gim

Parida, guru SMAN 2 Kota Serang, menceritakan pengalaman menjadi pengasuh bagi para pelajar Papua di Kota Serang.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Parida selaku guru dan pengasuh anak-anak Papua saat berada di SMAN 2 Kota Serang 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Parida, guru SMAN 2 Kota Serang, menceritakan pengalaman menjadi pengasuh bagi para pelajar Papua di Kota Serang.

Sebanyak tujuh pelajar asal Papua mengikuti program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem).

Lima orang di antaranya duduk di kelas 2 SMA dan dua orang lainnya duduk di kelas 1 SMA.

Program ini merupakan program pemerintah khusus bagi pelajar dari daerah tertinggal, yaitu di antaranya Papua.

Semula ketika ditunjuk sebagai pengasuh untuk para pelajar yang berasal dari Papua, dia mengaku kesulitan.

"Pas pertama agak tercengang, kok begini. Soalnya budaya beda dengan di sini," ujarnya saat ditemui di SMAN 2 Kota Serang, pada Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Gangguin Rafathar Sekolah Online, Raffi Ahmad Tak Bergeming saat Rafathar Marah : Gue Diomelin

Baca juga: Melihat Persiapan Sekolah di Kota Tangerang Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Hingga, dia mulai berupaya membimbing tujuh orang tersebut. Dia selalu memantau kegiatan belajar mereka.

Walaupun sekolah dilakukan secara daring atau online, namun, dia mengaku tidak bisa meninggalkan mereka hanya di asrama.

"Kalau belajar harus ditunggu, sebab kalau lengah sedikit sudah lengah mereka. Jadi walaupun sekolah daring, kita harus pantau. Sebab kalau kita lalai sebagai pengasuh, nanti kita diserang sama guru-gurunya," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved