Breaking News:

Cerita Hari Pertama Sekolah Tatap Muka di Lebak, Siswa Kelas XII SMA Malah Masuk Ruang Kelas X

Berbagai kejadian unik dan menarik terjadi di hari pertama metode pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat SMA/SMK di Kabupaten Lebak, Banten

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Ilustrasi sekolah 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Berbagai kejadian unik dan menarik terjadi di hari pertama metode pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat SMA/SMK di Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (6/9/2021).

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, hampir seluruh SMA/SMK di Kabupaten Lebak, telah memulai PTM terbatas.

Di antaranya, yaitu SMA Negeri 1 Rangkasbitung, SMK Negeri 2 Rangkasbitung, SMK Negeri 1 Rangkasbitung dan sekolah lainnya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai, Gubernur Banten Lakukan Monitoring SMA/SMK di Kota Serang

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Toko Seragam Sekolah di Pasar Rau Diburu Orangtua Murid

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Rangkasbitung, Ucu Lena Murtadewi mengatakan, pelaksanaan PTM terbatas dilakukan setelah, pihaknya menyelesaikanadministrasi dan penyesuaian protokol kesehatan di sekolah.

Pihaknya juga berupaya memastikan para guru dan siswa-siswi yang mengikuti PTM terbatas benar-benar telah menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama dan kedua.

"Hampir secara keseluruhan sudah siap tatap muka. Izin dari orangtua siswa itu juga sangat dibutuhkan, agar PTM terbatas dapat berjalan," kata dia saat ditemui di SMA Negeri 1 Rangkasbitung, pada Senin (6/9/2021).

Di hari pertama penerapan PTM, kata dia, ada sejumlah peristiwa tidak terduga.

Dia mengungkapkan, banyak siswa-siswi yang salah masuk ruangan kelas dan terlambat masuk kelas hingga setengah jam karena baru pertama kali masuk sekolah kembali.

"Tadi sampai ada siswa yang salah masuk ruangan kelas, harusnya masuk kelas 3, dia malah masuk ke kelas 1. Ya wajar saja sebenarnya karena sudah lama tidak belajar di sekolah," ujarnya.

Baca juga: Senin Besok, Ratusan SMP di Tangsel Selenggarakan Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Di Banten Diperbolehkan, Simak Tata Cara Pelaksanaannya

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK 2 Rangkasbitung, Edi Ruslani menerangkan, pihaknya telah menggelar simulasi tatap muka melibatkan para siswa pada beberapa waktu lalu.

Upaya itu, kata dia, dilakukan agar terdapat penyesuaian antara siswa dengan sekolah yang ada.

Apalagi, menurut dia, banyak siswa-siswi yang sudah tidak tau kelas dan kapan waktu belajar lantaran satu setengah tahun belajar menggunakan metode daring.

"Sudah siap semua dan telah kita terapkan saat ini sekolah tatap muka. Jadi akan di bagi-bagi untuk siswa yang masuk hanya 18 orang untuk yang pertama dan yang ke dua juga sama," terangnya.

Untuk protokol kesehatan, pihaknya menjaminpelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan sekolah akan di perketat dengan melibatkan satgas Covid-19 dari sekolah.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved