Breaking News:

Hari Pertama PTM Terbatas untuk SMA/SMK di Banten, Hanya Diikuti 50 Persen Siswa

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menggelar metode pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMA atau sederajat

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Kadis Dindikbud didampingi kepsek smkn 1 kota serang 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menggelar metode pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMA atau sederajat di Banten mulai Senin 6 September 2021.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Tabrani mengatakan pelaksanaan PTM di sekolah masih dilakukan secara terbatas.

Sejauh ini, dia menilai metode PTM itu sudah berjalan secara efektif di seluruh kabupaten kota se-Provinsi Banten.

Untuk tahap awal, kata dia, pelaksanaan PTM ini, dilakukan secara terbatas hanya 50 persen dari siswa yang ada di sekolah.

"Jadi di ruangan itu hanya terisi 50% siswa yang ada di sekolah," kata dia, saat berada di SMKN 1 Kota Serang, pada Senin (6/9/2021).

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai, Gubernur Banten Lakukan Monitoring SMA/SMK di Kota Serang

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Toko Seragam Sekolah di Pasar Rau Diburu Orangtua Murid

Untuk teknis pembagian kelas, jadwal dan lain sebagainya, kata dia, hal itu dilakukan oleh pihak sekolah masing-masing.

Adapun untuk materi pembelajaran, dia melanjutkan, di sekolah hanya melakukan pembelajaran yang sifatnya esensial.

Sedangkan kegiatan olahraga, ekstrakulikuler dan lain sebagainya itu ditiadakan selama PTM berlangsung.

"Kalau di SMK terutama adalah pelajaran produktif, adaptif, kalau masih ada waktu itu pelajaran normatif, yang esensial yang kita dahulukan," ujarnya.

Jika, pelaksanaan PTM berjalan bagus dan tak ada kasus penyebaran Covid-19, maka ke depan, pihaknya akan mengevaluasi untuk meningkatkan kapasitas dari 50 persen menjadi 60 persen.

"Nanti kepala sekolah mengevaluasi setiap hari dan melaporkan kepada Kabagdinas Dindikbud Provinsi Banten. Kemudian setiap minggu dievaluasi Kabagdinas," ujarnya

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved