Breaking News:

Ini Hal yang Bisa Hentikan PTM Terbatas di Banten

Metode pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah di Provinsi Banten dapat dihentikan.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Kadis Dindikbud didampingi kepsek smkn 1 kota serang 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Metode pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah di Provinsi Banten dapat dihentikan.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Tabrani.

Menurut dia, pelaksanaan PTM itu berpotensi dihentikan jika ada siswa yang terinfeksi Covid-19 saat belajar di sekolah.

"Kalau di sekolah ada kasus, kemudian terdeteksi ada yang terpapar. Sementara sekolah itu kami hentikan," ujarnya saat berada di SMKN 1 Kota Serang, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai, Gubernur Banten Lakukan Monitoring SMA/SMK di Kota Serang

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Toko Seragam Sekolah di Pasar Rau Diburu Orangtua Murid

Dia menjelaskan, upaya penghentian metode PTM di sekolah itu dilakukan bukan untuk semua sekolah yang melaksanakan PTM se-Provinsi Banten.

Hanya saja, kata dia, kebijakan itu berlaku kepada pihak sekolah yang terdeteksi ada siswa terpapar Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi setiap pekan sekolah-sekolah yang melaksanakan PTM.

Saat ini, dia mencatat, ada sekitar 1400 sekolah Negeri dan Swasta setingkat SMA, SMK dan SKH yang sudah melaksanakan PTM secara serentak.

Upaya menggelar PTM terbatas itu dilakukan setelah para guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Banten sudah selesai divaksin.

"Vaksinasi siswa juga sudah, kalaupun ada itu hanya satu atau dua disebabkan karena keterangan dokter," ujarnya.

Sehingga ia berharap agar metode PTM ini bisa berjalan baik, tanpa ada kendala yang dialami.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved