Breaking News:

Menolak Dituduh Lakukan KDRT, Anggota DPRD Lebak Sebut Istri Sirinya Sangat Posesif

Anggota DPRD Kabupaten Lebak, TJ melaporkan balik istri sirinya ke Polres Lebak, Senin (6/9/2021).

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Kuasa Hukum TJ, Jimy Siregar saat memberikan keterangan di hadapan awak media di Mapolres Lebak, Banten, Senin (6/9/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Anggota DPRD Kabupaten Lebak, TJ melaporkan balik istri sirinya ke Polres Lebak, Senin (6/9/2021).

Laporan tersebut, lantaran pihaknya tidak terima dengan laporan yang seolah-olah menyudutkan dirinya, atas dugaan KDRT terhadap istri sirinya, DWS di sebuah kafe di Rangkasbitung, Jumat (3/9/2021).

TJ menjelaskan, selama ini ia merasa DWS bersikap terlalu posesif kepadanya.

"Dia ini sering melakukan penyadapan kepada saya, jadi mau kemana pun saya pergi pasti dia akan tau keberadaan saya," katanya saat ditemui di Mapolres Lebak.

Lanjutnya, sikap posesif DWS tersebut diduga menjadi pemicu perselisihan yang terjadi di sebuah kafe di Rangkasbitung, dan menuduhnya berselingkuh.

Baca juga: Anggota DPRD Lebak Dilaporkan Karena Dituduh KDRT Terhadap Istri Siri di Kafe

Padahal, ia datang ke kafe tersebut untuk bertemu dengan rekan usaha, yang berkaitan dengan jasa armada.

Setelah tanda tangan kontrak dan segala urusan selesai, dirinya pun melanjutkan meminum kopi, sambil merenungkan terkait dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh sang istri muda dengan seorang pria berinisial RY.

"Tiba-tiba saja dia datang dan menuduh saya berselingkuh dan sebagainya. Tak hanya itu, dirinya juga ingin mencoba merampas HP saya. Akan tetapi saya coba pertahankan, karena sudah ada 7 HP saya itu dirusak semuanya sama dia tanpa alasan jelas," terangnya.

Padahal, ponsel tersebut merupakan salah satu komunikasi yang diandalkan oleh dirinya, untuk urusan bisnis dan bekerja sebagai pejabat publik sehari-hari.

Baca juga: Anggota DPRD Lebak Laporkan Balik Istri Siri, Kuasa Hukum Sebut DWS Sebar Berita Bohong

Dirinya pun, membantah bahwa alasan dirinya, tidak memberikan handphone tersebut lantaran menghindari dugaan yang disudutkan kepada dirinya.

"Padahal handphone itu sangat penting terutama untuk saya yang merupakan pejabat publik banyak kontak rekanan usaha kita yang memang ini sangat saya butuhkan. Bukan karena saya ingin mengelak atau menutupi, tidak ada," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved