Breaking News:

Guru Madrasah Digaji Rp 50 Ribu Per Bulan, Kemenag Pandeglang Akui Tak Ada Anggaran

Kemenag Pandeglang angkat bicara terkait polemik guru madrasah yang berada di Kabupaten Pandeglang hanya digaji sebesar Rp 50 ribu per bulan

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi uang gaji 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Kemenag Pandeglang angkat bicara terkait polemik guru madrasah yang berada di Kabupaten Pandeglang hanya digaji sebesar Rp 50 ribu per bulan.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Pandeglang, Agus Salim menerangkan, bahwa anggaran untuk guru di madrasah sendiri memang tidak ada.

"Kalau dari kita sendiri memang tidak ada anggaran untuk bantuan gaji guru madrasah. Ini kita terus terang saja, tidak ada yang ditutupi, kalau dari yang lainnya kita tidak tahu," katanya saat dihubungi, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Guru Madrasah di Pandeglang Hanya Digaji Rp 50 Ribu Per Bulan, DPRD Kritik Kebijakan Pemda

Agus sendiri menerangkan, terkait anggaran pihaknya tidak tahu menahu, lantaran kewenangan Kemenag sendiri hanya bertumpu pada pengawasan dan perumusan kurikulum pada madrasah yang berada di Pandeglang.

Pihaknya pun enggan disalahkan, terkait polemik yang terjadi belakangan ini. Ia bahkan, menyebut untuk anggaran operasional selama ini sudah ditanggung oleh pemerintah daerah.

"Itu masuknya pendidikan non formal, secara otomatis persoalan bantuan yang sifatnya hibah atau apapun itu, merupakan kewenangan pemerintah daerah setempat," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved