Breaking News:

Dukung Pembelajaran Tatap Muka, 646 Ruangan SD di Kabupaten Serang Butuh Meja dan Kursi

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Serang kembali mengajukan anggaran untuk sarana dan prasarana sekolah pada perubahan anggaran tahun 2022.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Para pelajar di SDN Cigelam 2 saat sedang melakukan belajar mengajar, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Serang kembali mengajukan anggaran untuk sarana dan prasarana sekolah pada perubahan anggaran tahun 2022.

Sebelumnya pada tahun anggaran 2020 dan 2021 pengadaan sarana dan prasarana sekolah berupa meja dan kursi belajar itu sudah dianggarkan, namun dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: Belajar Tatap Muka di SMAN 1 Bandung Kabupaten Serang, Ruang Kelas Terbatas, Digelar Bergantian

Baca juga: Pelajar di SMAN 1 Kota Serang Ikuti Pembelajaran Tatap Muka Bergantian

Kepala Dindibud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya, mengatakan pihaknya menganggarkan Rp 3 miliar untuk meja dan kursi belajar, di mana Rp 2 miliar untuk SD dan Rp 1 Miliar untuk SMP.

"Dan memang angka baru estimasi. Jadi tidak hanya bicara mebeler melainkan di antaranya ruang kelas, sarana prasarana, perpustakaan, laboratorium," kata dia, kepada TribunBanten.com, Kamis (9/9/2021).

Nantinya, nilai anggaran miliaran rupiah itu akan berubah dilihat dan disesuaikan kebutuhan.

Sedangkan, kata dia, untuk ruang kelas dominan memang lebih dibutuhkan oleh SD.

"Kalau jumlah semua untuk SD yang ada dalam catatan sekitar 646 ruangan, untuk berapa sekolahnya saya harus lihat data. Hanya ruangan seperti itu," ujarnya saat di Dindikbud Kabupaten Serang.

Dia mencontohkan, sekolah yang membutuhkan penambahan sarana dan prasarana.

"Sebenernya SD cigelam 2 tersebut sudah didata dari 2019 dan diajukan di 2020, namun karena memang anggaran terekofusing ke covid-19," ujarnya.

Baca juga: Cerita Hari Pertama Sekolah Tatap Muka di Lebak, Siswa Kelas XII SMA Malah Masuk Ruang Kelas X

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai, Gubernur Banten Lakukan Monitoring SMA/SMK di Kota Serang

Untuk SMP, kata dia, masih diidentifikasi data. Sedangkan untuk SD sudah ada angka pasti.

"Diperubahan anggaran tahun ini tetap akan diajukan kembali ,"ujarnya.

Untuk itu, dia berharap, agar bisa memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.

"Akan tetapi sesuai data yang sudah dimiliki sekolah-sekolah yang krusial untuk didukung mudah-mudahan bisa terpenuhi," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved