Breaking News:

Virus Corona di Banten

136 Anak di Kabupaten Serang Jadi Yatim Akibat Orangtuanya Meninggal karena Covid-19

Dinas Sosial Kabupaten Serang mencatat ada 136 anak di 12 Kecamatan menjadi yatim terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Pemakaman jenazah dengan protap Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, Senin (25/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Sosial Kabupaten Serang mencatat ada 136 anak di 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Serang menjadi yatim terdampak pandemi Covid-19.

Sampai saat ini, data anak yatim, anak yatim piatu di Kabupaten Serang masih dilakukan pengumpulan data.

Upaya pendataan itu dilakukan sejak adanya arahan dari pihak Kementerian Sosial pada Agustus 2021.

"Pendataan akan terus dilakukan selama masih dianggap pandemi dan kemungkinan (data,-red) akan terus berubah," kata Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lansia Dinas Sosial Kabupaten Serang, Siti Aminah, kepada TribunBanten.com, saat ditemui di Dinas Sosial Kabupaten Serang. Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Ada 48 Anak Yatim Piatu akibat Covid-19 di Kabupaten Pandeglang

Baca juga: 67 Anak Yatim di Kota Cilegon Dapat Rp 800.000/Orang dari Kemensos, Dinsos Berikan Pendampingan

Pihaknya akan terus memperbaharuhi data itu supaya semua anak yang kehilangan orang tua di masa pandemi Covid-19 menerima bantuan dari pemerintah.

Petugas Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) melakukan pendataan terhadap anak-anak di 29 Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Serang.

"PSKS Bekerjasama dengan pihak desa setempat dan kecamatan dalam melakukan pendataan," kata dia.

Setelah mendapatkan data itu, kata dia, data 50 anak yatim telah masuk ke tahap proses, data 23 anak yatim masih dalam tahap penilaian dan selebihnya updating.

"Sebagian sudah dalam proses, sebagian masih asesmen, sebagian baru masuk updating," ucapnya.

Dia mengharapkan agar semua data anak yatim itu dapat memenuhi syarat di dalam penilaian agar menerima bantuan.

Baca juga: 114 Anak di Lebak jadi Yatim Piatu usai Orang Tua Meninggal karena Covid-19, Nasibnya Belum Jelas

Baca juga: GUSDURian Banten Berikan Santunan kepada Anak Yatim yang Ditinggal Orang Tua karena Covid-19

"Kemensos tetap harus dalam koridor bantuan untuk yang tidak mampu, makanya perlu asessmen," ujarnya.

Adapun, untuk teknis, bentuk dan waktunya pihaknya masih menunggu keputusan dan instruksi dari Kementerian Sosial.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved