Breaking News:

Dinas Pariwisata Banten-Kemenparekraf Gelar Workshop, Sosialisasikan Wisata Kesehatan di Indonesia

Pemerintah pun mendorong agar para pelaku usaha untuk bisa berinovasi, di antaranya membuat paket wisata kesehatan.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Dinas Pariwisata Provinsi Banten bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemanparekraf) menggelar workshop dengan menghadirkan tiga pemateri, Kamis (9/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Dinas Pariwisata Provinsi Banten bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemanparekraf) menggelar workshop dengan menghadirkan tiga pemateri.

Kegiatan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk menyosialisasikan pengembangan wisata kesehatan.

Tiga pemateri itu adalah Ketua Persi Banten, Direktur Wisata Minat Khusus Kemanparekraf Dr Ediansyah, dan Dr Titus Indrajaya.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 13 September 2021, Wilayah Level 3 Boleh Buka Tempat Wisata

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Agus Setiawan, mengatakan kegiatan ini mendorong agar warga Indonesia tidak harus melakukan wisata kesehatan di luar negeri.

"Kementerian ada wacana pengembangan wisata kesehatan, yah kami sosialisasikan. Intinya kalau berobat itu enggak harus ke luar negeri," ujarnya setelah workshop melalui virtual, Kamis (9/9/2021).

Menurut dia, warga Indonesia yang berobat ke luar negeri setiap tahun cukup banyak.

Tujuan berobat itu seperti ke Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat.

Ada yang berobat mata, jantung, dan gigi.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Religi di Banten, dari Masjid Agung hingga Makam Sultan Ageng Tirtayasa

Bahkan, biaya yang dikeluarkan bisa mencapai Rp 166 triliun per tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved