Breaking News:

Kota Serang

5 Pelaku Pencurian dengan Modus Pecah Kaca Mobil di Serang Berhasil Ditangkap, Ini Kata Polisi

Satuan Reskrim Polres Serang Kota mengamankan lima orang yang diduga pelaku tindak pidana pencurian, pada Jumat (10/9/2021).

Foto dok Polres Serang
Barang bukti pencurian mobil dengan modus kaca pacah di Lingkungan Parung Rt. 001 Rw. 004 Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (23/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Satuan Reskrim Polres Serang Kota mengamankan lima orang yang diduga pelaku tindak pidana pencurian, pada Jumat (10/9/2021).

Diantaranya yakni DS (39) asal Kabupaten Sukabumi sebagai wiraswatas, E (44) Kabupaten Oku Timur sebagai karyawan swatas, K (36) Kabupaten Oku Timur, BG (36) Kabupaten Oku Timur sebagai karyawan swatas dan LS (20)  Kabupaten Sukabumi.

Dengan modus pecah kaca dan gembos ban, pelaku berhasil diamankan di Perempatan Lampu Merah Palima, Jalan Raya Palka, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, dan depan Bank BCA Jalan Diponegoro, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Senin (23/8/2021), sekitar pukul 21.05 WIB.

Baca juga: Waspada! Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Terjadi di Pinggir Jalan Kota Serang

Peristiwa tersebut terjadi di pinggir jalan depan angkringan tepatnya di Lingkungan Parung Rt. 001 Rw. 004 Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Barang bukti pencurian mobil dengan modus kaca pacah di Lingkungan Parung Rt. 001 Rw. 004 Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (23/8/2021).
Barang bukti pencurian mobil dengan modus kaca pacah di Lingkungan Parung Rt. 001 Rw. 004 Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (23/8/2021). (Foto dok Polres Serang)

"Sebelumnya salah seorang pelapor yakni Hadi Mukhlish pada saat ia pulang kerja mampir ke angkringan untuk makan nasi kucing," katanya saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Sabtu (11/9/2021).

Dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia 1.3 AT Nopol B 2553 BRL namun, kata dia, pada saat makan pelapor tersebut memiliki perasaan yang tidak enak.

Baca juga: Pengakuan Komplotan Pencuri Modus Pecah Kaca, 15 Kali Beraksi di Banten

"Pada saat ia melihat mobil yang dikendarainya  keadaan kaca mobil pada bagian kanan sisi supir tersebut sudah dalam keadaan pecah dengan kondisi barang sudah hilang," jelasnya.

Sehingga dalam peristiwa tersebut korban mengalami kerugian mecapai Rp 35 juta. Yakni beberapa diantaranya berupa uang tunai Rp 20.500 juta, dua buah buku tabungan, dan satu buah laptop.

"Sejauh ini sudah ada lima orang pelapor dengan peristiwa yang sama yakni modus pecah kaca mobil," tuturnya.

Baca juga: Hampir Tiga Tahun Beraksi di Banten, Akhirnya Komplotan Maling Modus Pecah Kaca Mobil Ditangkap

Untuk beberapa barang bukti yakni
satu unit sepeda motor Yamaha N-Max, satu unit sepeda motor Yamah Jupiter Mx, satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam.

Kemudian diamankan juga satu buah helm merk GM warna hitam, satu buah helm merk KYT warna hitam, satu buah helm warna hitam, satu buah helm merk NHK warna oren, dan dua buah plat nomor F 4822 XX warna putih.

Lalu bukti lainnya ada dua buah plat nomor F 612 FEQ warna hitam, satu buah plat nomor F5752 FFZ warna hitam, satu potong kemeja lengan pendek warna hitam motif batik, satu potong jaket warna biru tua, satu potong celana panjang jeans warna biru tua, satu buah tas slempang merk Urban State warna coklat.

Baca juga: 5 Pelajar di Bawah Umur Jadi Pelaku Pencurian Uang Kas SD Negeri di Gunungkidul Sebesar Rp 8,1 Juta

Serta satu buah obeng yang sudah dimodifikasi ujungnya menjadi runcing, satu buah senter warna hitam dan dua buah besi yang berujung tajam.

"Alat tersebut yang digunakan oleh pelaku untuk memancarkan aksinya ini," tambahnya.

Atas perbuatannya kini para pelaku disangkakan dalam Pasal 363 KUHPidana, mengenai pencurian.

Selain itu ia pun memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada pada lingkungan sekitar.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved