Breaking News:

News

Varian Baru Covid-19 Disebut Tak Terdeteksi CT Value, Pelaku Perjalanan dari Kolombia Dipantau Ketat

Mutasi varian Covid-19 baru perlu diwaspadai karena tak bisa dideteksi dengan CT Value.

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga berbelanja pakaian dari pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020). Kawasan niaga itu sebelumnya telah tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyusul pandemi Covid-19. 

TRIBUNBANTEN.COM - Mutasi varian Covid-19 baru perlu diwaspadai karena tak bisa dideteksi dengan CT Value.

Melansir Tribunnews, ini strategi untuk mencegah masuknya varian MU,

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menegaskan CT Value atau Cycle Threshold Value bukanlah cara untuk mendeteksi varian baru.

CT Value merupakan nilai yang muncul dalam pemeriksaan PCR.

Ia mengatakan, deteksi varian baru hanya bisa dilakukan melalui pemeriksaan Whole Genom Sequencing atau WGS.

"Jadi CT value tidak bisa menggambarkan apakah ini sebuah varian baru atau tidak.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga, 1525 Tenaga Kesehatan di Lebak Disuntik Vaksin Moderna

Tapi yang bisa memastikan adalah melalui pemeriksaan Whole Genom Sequencing," ujar Nadia dalam konferensi pers virtual Jumat (10/9/2021).

Melalui pemeriksaan WGS ini, mutasi-mutasi dipetakan untuk dicocokan dengan varian asli virus corona.

Meski demikian, perlu kajian lebih lanjut untuk melihat kecenderungan varian-varian baru bisa terdeteksi perubahan pada pemeriksaan laboratorium.

Satu diantaranya, mungkin melalui perubahan pada CT value.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved