Breaking News:

Jadi Korban Rudapaksa Kakek 60 Tahun, Siswi SMP Melahirkan di Toilet Lalu Buang Bayinya ke Sumur

Dirudapaksa Kakek 60 Tahun hingga Hamil & Melahirkan, Pelajar SMP di Banyuwangi Buang Bayinya ke Sumur

SURYAMALANG.COM/Haorrahman
Proses evakuasi bayi yang dibuang ke dalam sumur di Banyuwangi 

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi AKP Mustijat Priyambodo mengatakan, rudakpasa dilakukan saat kedua orangtua korban tak ada di rumah.

Agar menuruti hasrta pelaku, korban diimingi-imingi dan diancam hingga ia hamil dan melahirkan.

Diduga korban panik dan membuang bayinya ke dalam sumur.

Kini pihak kepolisan juga telah menangkap S, pelaku rudapaksa remaja di bawah umur tersebut.

Restorative Justice

Polisi menerapkan restorative justice pada korban yang masih berusia 14 tahun tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, Sabtu (11/9/2021).

Restorative justice merupakan penyelesaian perkara untuk membangun sistem peradilan pidana yang peka terhadap masalah korban.

Proses ini memang banyak digunakan sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana pada anak di bawah umur.

"Untuk status hukum kami laksanakan restorative justice karena yang bersangkutan masih di bawah umur."

"Dia juga korban, sehingga kita laksanakan restorative justice dalam bentuk diversi," kata Nasrun.

Selain itu, restorative justice juga memikirkan bagaimana masalah hukum dengan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.

"Kami berpikir dengan masa depan anak ini. Apa yang dilakukan memang salah, tapi juga bisa karena panik," ucap Nasrun.

(TRIBUNBANTEN.COM/SURYAMALANG.COM)

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved