Breaking News:

Camat di Pandeglang Dituding Mabuk Berat dan Videonya Viral, MS: Saya Difitnah

Camat berinisial SM tersebut, digerebek warga yang melihat kejadian tersebut pada malam hari.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi minuman keras atau miras 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Seorang oknum camat di Pandeglang diduga mabuk berat saat ditemukan warga di sekitar Kantor Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (10/9/2021) pukul 22.30 WIB.

Camat berinisial SM tersebut, digerebek warga yang melihat kejadian tersebut pada malam hari.

Video saat camat terebut diduga mabuk pun viral di kalangan warga Pandeglang.

Kapolsek Cigeulis, Iptu Paulus Bayu saat dikonfirmasi oleh TribunBanten membenarkan peristiwa tersebut.

"Saya mendapat informasi dari warga kalau betul telah ada penggerebekan. Dari video yang beredar, itu memang yang digerebeknya benar bersangkutan," ujarnya saat dihubungi, Senin (13/9/2021).

Bayu menerangkan, penggerebekan oknum camat yang mabuk berat tersebut tak jauh dari lokasi Kantor kecamatan.

Baca juga: Sopir Bajaj Tergeletak di Trotoar, Polisi Panik Mengira Alami Kecelakaan Ternyata Mabuk Karena Miras

Akan tetapi, pihaknya masih mendalami apakah sedang terjadi pesta miras atau tidak dalam kejadian tersebut.

"Lokasinya juga betul ada di wilayah kami. Cuma kalau untuk masalah minum atau tidaknya kami enggak tahu persis, karena pada saat itu kami enggak ada di lokasi kejadian," katanya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan dan warga yang menemukan camat tersebut sedang melakukan pesta miras tersebut.

"Saat itu enggak dibawa ke kantor soalnya. Tapi setelah kejadian itu langsung kami lakukan razia dan kami buat surat pernyataan supaya pemilik rumahnya tidak menjual miras lagi," jelasnya.

Sementara itu, SM yang saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, membantah bahwa dirinya sedang meminum-minuman keras.

"Saya difitnah dan itu semua tidak benar adanya. Jadi saya tegaskan saya tidak terlibat dengann minuman keras," terangnya.

Baca juga: Anak Buahnya Viral Karena Tendang Remaja Mabuk saat Razia, Ini Penjelasan Kasatpol PP Blora

Ia mengatakan, bahwa pada saat kejadian, dirinya datang ke Rumah Ketua RT setempat untuk mengurus perjanjian akta jual beli rumah warga yang ada disana.

"Saya datang ke rumah pak RT itu jelang pulang dari kantor jam 8 malam. Habis isya, saya ditelepon warga yang mau bikin AJB. Kebetulan jalur pulang, jadi ketemuannya di rumah pak RT," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved