Breaking News:

Kesaksian Penjual Soal Petasan Diduga Dibungkus Lembaran Al-Quran: Bagian Luar Dibungkus Merah Putih

IY (52), wanita, menjual petasan renteng yang selongsong diduga menggunakan lembaran Al-Quran.

Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Petasan terbuat dari kertas Al-Qur'an di RT 1 RW 6, Kelurahan Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (12/9/2021). 

Tanda sahnya pernikahan itu juga sekaligus menyambut pihak besan.

Ketua RW 6, Kelurahan Parung Serab, Suharjo Cipto, mengatakan petasan baru diketahui terbuat dari kertas Al-Qur'an usai diledakkan.

"Yang punya hajat itu namanya Herman, belilah di Tangsel, depan Bina Bangsa. Sesudahnya ada acara pernikahan anaknya, dinyalakan kurang lebih petasannya jam 16.00 WIB," ujarnya.

"Berhamburan kan. Tapi, ada satu petasan yang enggak bunyi keluarlah kertas itu tulisan Al-Quran itu. Terus di situlah viral dikirim ke forum RT RW," papar Suharjo, Minggu (12/9/2021).

Suharjo menegaskan, pihak penggelar hajatan tidak mengetahui sebelumnya bahwa petasan yang digunakannya berbahan kertas kitab suci.

"Kalau awal pas beli itu enggak tahu, orang petasannya itu dibungkus merah putih. Ada kertas lain yang ngebungkus," jelas Suharjo.

Warga yang menyadari petasan tersebut menggunakan bahan kertas Al-Quran langsung merekam kejadian itu dengan ponsel dan mengunggahnya ke media sosial.

Setelah ramai, pihak kepolisian maupun dari TNI sudah datang melakukan penyelidikan di lokasi.

"Semetara ditelusuri dari Koramil dan dari Polsek, Polres juga. Dari kecamatan juga sudah intrsuksikan untuk turun," ucap Suharjo.

Baca juga: Petasan Setinggi 1 Meter Meledak di Pekalongan, Remaja 15 Tahun Tewas dan 2 Temannya Luka Parah

Baca juga: Ledakan Petasan Memecah Keheningan Malam, 2 Orang Tewas, Satu di Antaranya Ditemukan di Atap Rumah

Herman Permana (58), tidak pernah menyangka, pernikahan anaknya akan viral dan disorot banyak orang lantaran petasan renteng.

Sudah menjadi tradisi bagi Herman alias Geboy, untuk menyalakan petasan saat pernikahan, usai akad sekaligus menyambut besan.

Namun, pada pernikahan bungsunya kali ini, ternyata petasan yang diledakkan berbahan kertas Alquran.

Diakui Geboy, tempat pembelian petasannya kali ini berbeda dari pesta pernikahan anaknya sebelum-sebelumnya.

"Saya orang tuanya, saya hajat Pak. Enggak, saya mah beli sudah tiga kali pesta juga enggak pernah begini," ujar Geboy.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved