Breaking News:

Tak Hanya Curah Hujan Ekstrem, Sekdin PUPR Lebak Ungkap Penyebab Banjir di 'Negeri 1001 Pesantren'

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Lebak Irfan Suyatufika, mengungkapkan penyebab wilayah itu rentan terjadi banjir.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
BNPB
Ilustrasi Banjir 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Lebak Irfan Suyatufika, mengungkapkan penyebab wilayah itu rentan terjadi banjir.

Menurut dia, banjir di wilayah itu terjadi karena berkurangnya ruang hijau.

Gencarnya pembangunan gedung dan perumahan warga di lahan serapan dari air hujan, membuat banjir sering terjadi.

"Pembangunan gedung, perumahan warga atau pembangunan infrastruktur lainnya yang mengakibatkan berkurangnya lahan hijau atau lahan terbuka daerah hijau diperkotaan mengakibatkan ketidakmampuan tanah dalam melakukan penyerapan," kata dia, saat dihubungi, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Daftar Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem di Kabupaten Lebak: Potensi Banjir hingga Tanah Longsor

Baca juga: Masuki Musim Peralihan pada September Ini, Potensi Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Banten

Sehingga, kata dia, air hujan masuk ke saluran, sungai, danau dan tak dapat tertampung, sehingga banjir.

Dia juga menyoroti sedimentasi drainase atau saluran air yang diakibatkan penumpukan sampah.

Hal itu, dia melihat, karena masih kurang sadarnya masyarakat membuang sampah sembarangan.

"Ini akibat dari ulah kita juga yang memang tidak mau menjaga lingkungan, sehingga seringkali terjadi banjir pada saat musim penghujan datang," ujarnya.

Saat ini, pihaknya baru
mengidentifikasi saluran dan drainase yang tersumbat dan mengkaji ulang sistem drainase.

Untuk perbaikan drainase nantinya akan dilakukan setelah proses identifikasi selesai.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved