Breaking News:

Lebak

2 Kecamatan di Kabupaten Lebak Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat, 62 Warga Mengungsi di Masjid

Hujan berintensitas tinggi menyebabkan banjir di dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, Senin (13/9/2021) kemarin malam.

BNPB Pusat
Banjir di kecamatan Rangkasbitung dan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (13/9/2021) kemadin malam. 

1. Kampung Barangbang, Kompleks Pendidikan, BTN Depag dan BTN Palaton (Kelurahan Muara Ciujung Timur).

2. Cimesir (Desa Rangkasbitung Timur), Dukuh dan Sentral (Kelurahan Rangkasbitung Barat)

3. Babakan Sepur dan Anyar (Desa Jatimulya),

Daftar kampung kecamatan Cibadak yang terdampak banjir :

1. Kampung Neglasari dan Rancasema (Desa Kaduagung Timur)

2. Kampung Pasir Kaloncing dan BTN Mandala (Desa Kaduagung Tengah).

BPBD menginformasikan pos pantau di Jembatan Keong untuk mencatat tinggi muka air 525 cm, dengan debit air sekitar 549 m3 per detik.

Kondisi tersebut mengindikasikan status ‘Awas.’

Baca juga: Daftar Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem di Kabupaten Lebak: Potensi Banjir hingga Tanah Longsor

Melihat analisis inaRISK, kedua kecamatan terdampak merupakan 19 kecamatan di Kabupaten Lebak yang teridentifikasi memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

"Kedua wilayah masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan pada siang hingga sore," tambahnya.

Selama periode 2015 – 2020, BNPB mencatat 29 kejadian banjir melanda Kabupaten Lebak

Banjir terparah pada kurun waktu tersebut terjadi pada awal tahun Januari 2020 lalu.

Di mana banjir menerjang Kecamatan Sajira hingga menyebabkan kerusakan rumah warga 2.389 unit dan fasilitas umum 45 unit.

Bencana saat itu juga mengakibatkan sembilan warga meninggal dunia dan dua lainnya hilang.

Baca juga: Waspada, BPBD Berikan Peringatan Dini Banjir Kiriman Lewat Sungai Cidurian di Lebak, Level Berbahaya

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved