Breaking News:

Korban Meninggal Akibat Miras Oplosan di Pandeglang Bertambah, Kali Ini Korbannya Remaja Perempuan

Korban meninggal akibat minuman keras oplosan di Kabupaten Pandeglang, Banten kembali bertambah.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi minuman keras atau miras 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Korban meninggal akibat minuman keras oplosan di Kabupaten Pandeglang, Banten kembali bertambah.

Kali ini, korban meninggal akibat minuman oplosan tersebut merupakan perempuan bernama WA (17), warga Kampung Panampoan, Desa Senangsari, Kecamatan Pagelaran.

Kapolsek Menes, AKP Muhammad Yusuf saat dihubungi, mengatakan korban sebelumnya mengalami kritis dan sempat mendapatkan perawatan medis, namun akhirnya meninggal dunia.

"Betul, korban bertambah satu lagi. Meninggal kemarin malam di rumahnya sendiri," katanya saat dihubungi, Selasa (14/9/2021).

Dengan begitu, menurutnya korban yang meninggal akibat minuman oplosan di Pandeglang telah bertambah menjadi tiga orang.

Baca juga: Kronologi Pemuda Pandeglang Tewas usai Pesta Miras Oplosan

Sebelumnya, dua pemuda juga meninggal dunia setelah menenggak minuman keras oplosan pada Sabtu (11/9/2021).

"Total sudah tiga yang meninggal dunia akibat minuman oplosan yang di minum. Saat ini juga kita tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan minuman keras yang telah merenggut nyawa anak-anak kita," tegasnya.

Sebelumnya, Sebanyak 20 remaja di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten tumbang usai meminum minuman keras oplosan.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (11/9/2021) tepatnya pukul 18.30 WIB.

Para remaja tersebut berpesta minuman keras oplosan tersebut selama tiga hari berturut-turut.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved