Breaking News:

Pasar Induk Rau Terendam Banjir Akibat Hujan Lebat, Pedagang Semangka Rugi hingga Rp 5 Juta

Hujan deras yang mengguyur Kota Serang, Banten, mengakibatkan area pasar Induk Rau Blok M terendam banjir sejak Selasa (14/9/2021) malam.

Penulis: mildaniati | Editor: Amanda Putri Kirana
TRIBUNBANTEN.COM/MILDANIATI
Kondisi ruko semangka kebanjiran di lingkungan Pasar Induk Rau, Kecamatan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Serang, Banten, mengakibatkan area pasar Induk Rau Blok M terendam banjir sejak Selasa (14/9/2021) malam.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com di lokasi, sejumlah kendaraan roda dua dan empat sempat mogok saat melintas Pasar Rau blok M.

Pun sejumlah pedagang di area pasar mengalami kerugian lantaran rukonya terendam banjir sejak Selasa malam.

Satu di antaranya ialah pedagang semangka bernama Jasmani yang mengalami kerugian hampir Rp 5 juta.

Jasmani pedagang buah semangka merugi lantaran dagangannya terendam air dan membusuk.
Jasmani pedagang buah semangka merugi lantaran dagangannya terendam air dan membusuk. (TRIBUNBANTEN.COM/MILDANIATI)

Baca juga: Ada Pohon Tumbang, Lalu Lintas Jalan Ciruas-Pontang di Kabupaten Serang Macet Hingga 3 Jam

Hal ini lantaran sebanyak 3 ton semangka jualannya busuk karena terendam air sejak tadi malam.

Pria 32 tahun itu mengaku tak sempat mengevakuasi dagangannya karena tak memiliki tempat yang aman. 

"Semangka langsung busuk kalo kena air hujan," ujar Jamani pada TribunBanten.com saat ditemui di rukonya, Selasa.

Dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa selain pasrah melihat dagangannya terendam air.

"Ya mau gimana lagi, mau diangkutin kemana engga punya tempat lagi," terangnya.

Sopir angkot mendorong mobilnya yang mogok di akses jalan menuju Pasar Induk Rau di jalan Jamaksari, Kelurahan Cimuncang, Selasa (14/9/2021).
Sopir angkot mendorong mobilnya yang mogok di akses jalan menuju Pasar Induk Rau di jalan Jamaksari, Kelurahan Cimuncang, Selasa (14/9/2021). (TRIBUNBANTEN.COM/MILDANIATI)

Baca juga: 3 Kecamatan di Kabupaten Lebak Terendam Banjir Akibat Hujan Lebat, BPBD Lakukan Proses Evakuasi

Meski begitu, ia tetap berupaya untuk mengamkan beberapa dagangannya yang masih bisa diselamatkan. 

Sementara itu, Dedi penjual melon mengaku sudah empat  tahun berjualan  di Pasar Induk Rau dan mengalami tiga kali kebanjiran.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya jalan blok M di pasar induk rau sudah ditinggikan, namun lantaran dekat dengan kali sehingga sering terjadi banjir saat curah hujan tinggi.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved