Breaking News:

PeduliLindungi Deteksi 3.830 Orang Positif Covid-19 Tapi Masih Pergi ke Mal, Bandara, & Restoran

Aplikasi PeduliLindungi mendeteksi ada 3.830 orang positif Covid-19 yang masih beraktivitas di tempat-tempat umum.

Editor: Amanda Putri Kirana
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Suasana di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Aplikasi PeduliLindungi mendeteksi ada 3.830 orang positif Covid-19 yang masih beraktivitas di tempat-tempat umum.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021).

Diketahui, pemerintah tengah gencar menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai bagian dari protokol kesehatan di masa pelonggaran PPKM.

Aplikasi PeduliLindungi kini mulai menjadi syarat masuk mal, pesawat, dan kereta api.

Di antara fungsi aplikasi itu adalah mengetahui status Covid-19 seseorang dan vaksinasinya.

Baca juga: Cara Daftar Vaksin Covid-19 secara Online, Akses vaksin.loket.com atau Pedulilindungi.id

Menurut Budi, di aplikasi PeduliLindungi status warga yang hasil pemeriksaan terkonfirmasi Covid-19 akan secara otomatis menjadi hitam.

Dengan begitu, aktivitas tracing menurutnya lebih mudah dilakukan pemerintah saat ini.

"Sudah ada 29 juta yang melakukan check in dengan PeduliLindungi."

"Suprisingly, tetap ada ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam, artinya positif Covid-19 tapi masih jalan-jalan," kata Budi.

Di antaranya ada 3 ribu yang masuk mal, 43 orang masih ke bandara, 63 orang naik kereta, dan 55 orang masuk restoran.

Budi menyayangkan temuan itu, sebab mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah seharusnya menjalani isolasi mandiri baik di tempat isolasi terpusat maupun rumah masing-masing.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved