Breaking News:

Puluhan Pembajak Konten Sepakbola Ilegal Diproses Hukum, Terancam Kurungan 10 Tahun Penjara

Pihak Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memproses hukum dugaan penayangan tayangan sepak bola dan tayangan lainnya secara ilegal.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ilustrasi proses hukum kepada penjual set top box ilegal 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memproses hukum dugaan penayangan tayangan sepak bola dan tayangan lainnya secara ilegal.

Mereka yaitu, 10 penjual set top box yang menayangkan Mola Content & Channels secara ilegal.

Mereka diduga telah mendistribusikan melalui beberapa platform e-commerce.

Baca juga: Hasil Liga 1 Persita vs Persib: Mohammed Rashid 2 Gol, Maung Bandung Terkam Pendekar Cisadane

Baca juga: Liga 2 Kickoff pada 26 September, RANS Cilegon FC Ajukan Diri Sebagai Tuan Rumah

Kuasa hukum MOLA, Fajar Budiman Kusumo dari kantor hukum K&K Advocates, mengatakan pihaknya telah mengajukan pelaporan polisi terhadap para pelanggar.

Menurut dia, upaya itu sebagai langkah terakhir klien untuk melindungi dan mengimplementasikan hak-hak klien.

"Klien kami selaku pemegang hak cipta/penerima lisensi atas tayangan MOLA Content & Channels di Indonesia," kata dia, dalam keterangan yang diterima, pada Selasa (14/9/2021).

Dia menjelaskan, MOLA selaku pemegang Hak atas Kekayaan Intelektual / Hak Cipta telah melakukan upaya hukum terhadap para penjual 'online shop' tersebut berdasarkan ketentuan dalam Pasal 113 ayat 3 dan ayat 4 juncto Pasal 9 ayat (1) huruf a, b, e, g, dan Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Sebelumnya pihak MOLA sudah berusaha melakukan tindakan persuasif secara terbuka melalui sosialisasi melalui media massa, namun tetap saja ada pihak-pihak yang mencoba melanggar.

Hal itu sebagai pelaksanaan dari ketentuan UU Hak Cipta untuk melakukan langkah persuasif lebih dulu sebelum upaya hukum.

Dia mengaskan, MOLA selaku pemegang hak cipta dan/atau penerima lisensi telah melakukan berbagai upaya dengan mensosialisasikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved