Stok Berkurang, Harga Minyak Goreng di Pasar Rau Naik
Harga minyak gorang kemasan mengalami kenaikan sebesar Rp 3 sampai 4 ribu untuk kemasan ukuran 2 liter.
Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati
TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Harga minyak gorang kemasan mengalami kenaikan sebesar Rp 3 sampai 4 ribu untuk kemasan ukuran 2 liter.
Hal itu berdasarkan pemantauan TribunBanten.com di Pasar Induk Rau (PIR) di Lingkungan Rau, Kota Serang, pada Rabu (15/9/2021).
Maman (29), penjual minyak goreng kemasan mengaku kenaikan minyak goreng terjadi sejak awal tahun 2021.
Biasanya, dia menyetetok minyak 150-200 dus minyak goreng kemasan.
Kini, para pedagang tak menyimpan minyak goreng terlalu banyak karena harga mahal dan kesulitan mendapatkan barang.
"Nyetoknya agak dikurangi. Jadi tidak banyak-banyak tambah harganya mahal," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di warungnya, pada Rabu (15/9/2021).
Baca juga: Komandan Grup 1 Kopassus Berikan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Baduy
Baca juga: ICMI Banten Bagikan Paket Sembako Untuk Para Supir Mobil Jenazah di Banten
Namun, karena harga terus naik, saat ini dia hanya menyimpan 80-90 dus.
Satu dus berukuran satu liter minyak kemasan berisi 12 liter minyak.
Sementara itu, untuk ukuran 2 liter, satu dus berisi 6 minyak harga Rp 174 ribu.
Sebelum mengalami kenaikan, harga paling mahal untuk satu dus minyak Rp 140 ribu. Namun saat ini harga satu dus minyak mencapai Rp 178 ribu.
"Pembeli ada saja, cuma karena naik harga jadi menurun. Jumlah minyak yang dibeli," ujarnya.
Saat ini, dia mengaku menjual eceran minyak 2 liter Rp 29 ribu, untuk 1 liter Rp 16 ribu.
Dia sudah 5 tahun lebih berjualan minyak, baru tahun ini harga minyak terus melonjak.
Dia berharap agar harga minyak kembali normal.
Sementara itu, pedagang bernama Sanusi (60) mengaku menjual satu liter minyak goreng seharga Rp 17.500
Dia mengaku kesulitan mendapatkan minyak.
"Di agen-agen juga kosong, tadinya dapat 50 pcs sekarang 20-30 saja paling setoknya," terangnya.
Biasanya harga minyak eceran ukuran satu liter Rp 12.500, dan ukuran 2 liter Rp 25 ribu. Namun saat ini, minyak satu liter Rp 14-15 ribu, sedangkan ukuran 2 liter Rp 28-29 ribu
Selain minyak, harga tomat juga mengalami kenaikan, di mana satu kilogram tomat dijual seharga Rp 16 ribu dari harga sebelumnya Rp 6-7 ribu satu kilo.
Sanusi berharap harga bisa kembali normal.
"Ingin normal harganya kaya standar, rada kehambat menjual eceran," ucapnya.
Adapun, Sumiyati (30) pemilik toko sembako Yadi mengeluh minimnya pasokan minyak.
"Pengirimannya susah minyak sekarang, paling beli 5 dus untuk sehari, minyak curah jarang jual," tuturnya.
Baca juga: Driver Ojol yang Viral Karena Layani Pesanan Pakai Sepeda, Kini Dapat Motor Baru hingga Sembako
Baca juga: Prajurit Grup 1 Kopassus Bersama Persit Gelar Bakti Sosial, Bagikan Paket Sembako Seminggu ke Depan
Menurutnya, harga sembako lain juga naik.
Dia menjual satu kilo tomat seharga Rp 18 ribu.
Biasanya tomat dijual setiap satu kilo Rp 7 sampai 8 ribu.
"Tomat naik karna di pemasoknya langka," katanya.
Untuk cabe rawit dijual Rp 25 ribu satu kilogram, biasanya Rp 15 sampai Rp 20 ribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-minyak-goreng.jpg)