Breaking News:

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Ruang Kelas Pesantren di Cilegon Roboh

Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin dari malam sampai dini hari mengakibatkan ruang di kelas Pesantren Baiturrahman di Kota Cilegon roboh

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Yudhi Maulana A
Istimewa BPBD Cilegon
Ruang di kelas Pesantren Baiturrahman di Kota Cilegon roboh pada Kamis (16/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin dari malam sampai dini hari mengakibatkan ruang di kelas Pesantren Baiturrahman di Kota Cilegon roboh pada Kamis (16/9/2021)

Pesantren Baiturrahman berada di Lingkungan Dukuh RT 08/03 Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Ahmad Mafruh mengatakan cuaca ekstrem tersebut terjadi di wilayah Ciwandan pada Kamis pukul 02.00 WIB.

"Atas kejadian tersebut satu bangunan roboh dan satu atap bangunan ambruk sekitar pukul 09.20 WIB," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Tak Ada Angin dan Hujan, Atap Masjid Nurul Mizan di Lebak Tiba-tiba Roboh Setelah Jemaah Salat Isya

Mafruh mengungkapkan tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp 70 juta.

"Saat ini sudah kita sediakan terpal untuk kegiatan lanjuta di lokasi," tambahnya.

ruang di kelas Pesantren Baiturrahman di Kota Cilegon roboh pada Kamis (16/9/2021)
ruang di kelas Pesantren Baiturrahman di Kota Cilegon roboh pada Kamis (16/9/2021) (Istimewa BPBD Cilegon)

Sementara itu, Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan (Pakis) Kemenag Kota Cilegon, Sahiyah menuturkan pihaknya akan memberikan bantuan berupa semen untuk renovasi ruang kelas yang roboh.

Selain itu, Sahiyah mengaku sudah menyampaikan kepada pihak terkait seperti Kemenag Kanwil Banten dan Pemkot Cilegon.

Baca juga: Kronologi Sebagian Rumah Warga Cipare Kota Serang Roboh karena Longsor, Menimpa Bangunan Lainnya

"Semoga ada perhatian dan ada tindak lanjut untuk diberikan solusi," tuturnya.

Selain dari Kemenag, Sahiyah juga menjelaskan bahwa ada bantuan lain yang sudah diberikan kepada Pesantren Baiturrahman.

"Forum Komunikasi Guru Diniyah Takmiliyah menyumbangkan 5000 batu bata untuk terdampak," jelasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved