Breaking News:

Memasuki Musim Hujan, Ini Daerah Rawan Longsor di Kota Serang

Wilayah Sempu Seroja, Kota Serang rawan longsor karena mempunyai kontur tanah terasering.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Ilustrasi longsor 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Wilayah Sempu Seroja, Kota Serang rawan longsor karena mempunyai kontur tanah terasering.

Pada Selasa kemarin, satu rumah warga di wilayah itu ambruk karena hujan intensitas tinggi.

"Di daerah lereng seperti wilayah Sempu Seroja, Kecamatan Serang yang rawan longsor," ujar Hadiyat Hermawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, saat ditemui di Banjar Agung, pada Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Tanah Longsor di Gunung Karang, Warga Dengar Suara Dentuman Disertai Gemuruh

Baca juga: Perhatian! Daftar Titik Lokasi Banjir dan Tanah Longsor di Kota Serang pada Selasa ini

Wilayah rawan longsor lainnya, yaitu di sepanjang sungai Ci Banten, Kota Serang.

"Bahaya longsor hampir di sepanjang kali Ci Banten. Bahaya karena dengan konturcuram ada bangunan dan tidak menutup kemungkinan longsor," ujarnya.

Selain tanah longsor, pihaknya juga mewaspadai pohon tumbang.

"Pohon tumbang ada.  Alhamdulillah tidak ada korban," katanya.

Dia mengungkapkan, pohom tumbang biasanya diakibatkan angin kencang, hujan intensitas tinggi, serta kondisi pohon rapuh.

Ketika pohon tumbang, pihaknya melakukan evakuasi.

Sedangkan untuk pembersihan sampah dedaunan dan batang pohon dilakukan pihak Dinas Lingkungan Hidup.

"Kami lakukan pembersihan evakuasi pohon ke arah fungsi. Kami tangani sampai fungsi jalan kembali lancar untuk sampah di LH," katanya.

Baca juga: Banten Siaga Cuaca Ekstrem, Berpotensi Banjir hingga Tanah Longsor Sampai 15 September 2021

Baca juga: Tanah Longsor Terjadi Dua Titik di Kota Serang, Wali Kota Tinjau dan Distribusikan Langsung Bantuan

Dia menambahkan, langkah lainnya, yaitu upaya peremajaan pohon.

"Untuk antisipasi pohon besar dan tua di Serang ada di OPD lain harusnya dilakukan peremajaan pohon," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved