Breaking News:

Polres Pandeglang Tangkap 2 Tersangka Pengedar Miras Oplosan, Belajar Bikinnya dari YouTube

Jajaran Polres Pandeglang menangkap dua pelaku percarik minuman keras oplosan.

Istimewa
Jajaran Polres Pandeglang menangkap dua pelaku percarik minuman keras oplosan 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Jajaran Polres Pandeglang menangkap dua pelaku percarik minuman keras oplosan.

Minuman keras oplosan itu menewaskan setidaknya 3 orang muda-mudi di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (16/9/2021).

Pelaku yang diamankan berinisial DK (25) dan AS (23) yang ditangkap di kediamannya di Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Rabu (15/9/2021) pada pukul 21.00 WIB.

Sebelumnya, ke dua pelaku tersebut, telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia. 

Ketiga korban adalah satu orang perempuan atas nama Wahyuni warga Kecamatan Pagelaran, dan dua laki-laki atas nama Rohmat Faozi, dan Rama warga Kampung Kadu Tanggai, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes. 

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Fajar Mauludi mengatakan, pada saat penangkapan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 botol kosong ukuran 1 liter minuman, 1 botol kosong tempat air minum ukuran 250 militer.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengamankan setidaknya 7 bungkus kemasan serbuk instan nutrisari dan satu gelas sloki berukuran 50 milimeter.

Menurutnya, modus operandi yang dilakukan oleh keduanya yaitu dengan meracik 5 liter alkohol dengan campuran air coca cola, bubuk nutrisari rasa jeruk nipis, bubuk ekstrajos dan air tawar mentah.

"Tersangka membeli minuman alkohol 70 persen sebanyak 5 liter dalam bentuk jerigen melalui aplikasi online kemudian diracik dan dibagi-bagikan kepada teman-temannya selama tiga hari suntuk," katanya saat dihubungi.

Fajar juga menerangkan, bahwa kedua pelaku meracik miras oplosan tersebut secara otodidak.

Hal tersebut, disampaikan oleh pelaku pada saat melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Dua tersangka ini peracik dan pembeli. Dan mereka ini masih teman korban. Miras yang diracik mereka hasil belajar secara otodidak dari youtube," jelasnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 89 ayat (2) jo Pasal 76 J ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Pasal 204 ayat 1 KHUP dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved